PDIP Evaluasi Pilpres di Rumah Mega
Jumat, 10/07/2009 15:08 WIB
Jakarta
Pengurus DPP PDIP menggelar rapat evaluasi membahas temuan pelanggaran pilpres. Rapat ini akan mendengarkan laporan dari pengurus PDIP di daerah dan menentukan sikap partai selanjutnya.
"Ini rapat pertama setelah pilpres dilakukan, semua pengurus DPP berkumpul. Kita evaluasi terhadap hal-hal yang ada," kata Sekjen PDIP Pramono Anung sebelum memasuki kediaman Megawati di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2009).
Pantauan detikcom, beberapa ketua DPP PDIP sudah hadir di kediaman Mega, antara lain TB Hasanuddin, Sabam Sirait, Arif Budimanta, dan Pramono Anung. Menurut jadwal rapat digelar pukul 14.00 WIB.
Menurut Pram, berdasarkan hasil quick count perolehan suara pasangan Mega-Prabowo mencapai 28 persen lebih. Hal itu menunjukkan kader-kader PDIP sangat solid.
"Dari hasil yang ada suara PDIP sangat solid hal itu terbukti suara partai yang saat itu hanya 16 persen ditambah Partai Gerindra 4 persen kurang, jadi sekitar 19,8 persen tetapi perolehan kami bisa sampai 28-29 persen berdasarkan hasil quick count. Ini menunjukkan partai solid, soliditas ini yang perlu dijaga," ungkapnya.
Pram menambahkan, saat ini pihaknya belum menentukan apakah akan melapor ke Bawaslu atau tidak terkait pelanggaran yang ditemukan. PDIP masih terus mengumpulkan bukti dan mengkaji lebih lanjut.
"Kita lihat datanya hari ini, bagaimana pun data menjadi penting kalau datanya katakanlah bersifat parsial ada juga yang bersifat massif sistemik dan menyeluruh itu nanti akan kita tindak lanjuti," tambahnya.
(ape/nrl)
"Ini rapat pertama setelah pilpres dilakukan, semua pengurus DPP berkumpul. Kita evaluasi terhadap hal-hal yang ada," kata Sekjen PDIP Pramono Anung sebelum memasuki kediaman Megawati di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2009).
Pantauan detikcom, beberapa ketua DPP PDIP sudah hadir di kediaman Mega, antara lain TB Hasanuddin, Sabam Sirait, Arif Budimanta, dan Pramono Anung. Menurut jadwal rapat digelar pukul 14.00 WIB.
Menurut Pram, berdasarkan hasil quick count perolehan suara pasangan Mega-Prabowo mencapai 28 persen lebih. Hal itu menunjukkan kader-kader PDIP sangat solid.
"Dari hasil yang ada suara PDIP sangat solid hal itu terbukti suara partai yang saat itu hanya 16 persen ditambah Partai Gerindra 4 persen kurang, jadi sekitar 19,8 persen tetapi perolehan kami bisa sampai 28-29 persen berdasarkan hasil quick count. Ini menunjukkan partai solid, soliditas ini yang perlu dijaga," ungkapnya.
Pram menambahkan, saat ini pihaknya belum menentukan apakah akan melapor ke Bawaslu atau tidak terkait pelanggaran yang ditemukan. PDIP masih terus mengumpulkan bukti dan mengkaji lebih lanjut.
"Kita lihat datanya hari ini, bagaimana pun data menjadi penting kalau datanya katakanlah bersifat parsial ada juga yang bersifat massif sistemik dan menyeluruh itu nanti akan kita tindak lanjuti," tambahnya.
(ape/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Kamis, 24/05/2012 06:08 WIB
Cabuli PRT Indonesia, Sopir Taksi Singapura Dibui 6 Bulan
-
Kamis, 24/05/2012 06:22 WIB
Kasus Hambalang, KPK Panggil Menpora Andi Mallarangeng Hari Ini
-
Kamis, 24/05/2012 05:18 WIB
Jalur Contra Flow Diperpanjang Hingga Depan Carrefour Cawang
-
Kamis, 24/05/2012 04:04 WIB
8 Jenazah WN Rusia Korban Sukhoi Dipulangkan dengan Ilyushin
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
