Mabes Polri Usut Keterlibatan Anggotanya Terkait Laporan Syekh Puji
Jumat, 10/07/2009 14:40 WIB
Jakarta
Syekh Puji mengaku ditipu oleh pengacaranya terkait kasus yang menimpa dirinya. Pengacara berinisial N tersebut berjanji akan membebaskan syekh Puji dari jerat hukum asal menyerahkan sejumlah uang.
Namun usai memberikan uang senilai Rp 2,5 miliar, kasus Syekh Puji ternyata masih diproses. Bos kerajinan kuningan ini pun akhirnya melapor ke Itwasum mabes polri kemari. Polisi hingga saat ini masih mengusut laporan suami Lutfiana Ulfah tersebut.
"Dia dijanjikan oleh seseorang untuk bisa ditangguhkan, ternyata dalam proses harus mengeluarkan uang. Apa melibatkan polisi atau tidak itu sedang diusut," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Nanan Soekarna, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2009).
Menurut Nanan kasus dugaan penipuan terhadap Syekh Puji ditangani oleh Polda Jateng, edangkan dugaan keterlibatan anggota polisi dalam kasus tersebut tengah diusut oleh Itwasum Mabes Polri.
Nanan menambahkan, meski polisi mengusut keterlibatan anggotanya tapi saat melapor ke Itwasum, Syekh Puji tidak menyebutkan polisi terlibat.
"Tidak ada," kata Nanan.
Sementara itu ketika ditanya bagaimana dengan kasus Syekh Puji sendiri, Nanan mengatakan kasusnya masih dalam proses. Status penahanan Syekh Puji sudah ditangguhkan.
"Yang jelas dia ditangguhkan. Kalau dia bisa ke Jakarta berarti bukan tahanan kota," pungkas eks Kapolda Sumut itu.
(ddt/nrl)
Namun usai memberikan uang senilai Rp 2,5 miliar, kasus Syekh Puji ternyata masih diproses. Bos kerajinan kuningan ini pun akhirnya melapor ke Itwasum mabes polri kemari. Polisi hingga saat ini masih mengusut laporan suami Lutfiana Ulfah tersebut.
"Dia dijanjikan oleh seseorang untuk bisa ditangguhkan, ternyata dalam proses harus mengeluarkan uang. Apa melibatkan polisi atau tidak itu sedang diusut," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Nanan Soekarna, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2009).
Menurut Nanan kasus dugaan penipuan terhadap Syekh Puji ditangani oleh Polda Jateng, edangkan dugaan keterlibatan anggota polisi dalam kasus tersebut tengah diusut oleh Itwasum Mabes Polri.
Nanan menambahkan, meski polisi mengusut keterlibatan anggotanya tapi saat melapor ke Itwasum, Syekh Puji tidak menyebutkan polisi terlibat.
"Tidak ada," kata Nanan.
Sementara itu ketika ditanya bagaimana dengan kasus Syekh Puji sendiri, Nanan mengatakan kasusnya masih dalam proses. Status penahanan Syekh Puji sudah ditangguhkan.
"Yang jelas dia ditangguhkan. Kalau dia bisa ke Jakarta berarti bukan tahanan kota," pungkas eks Kapolda Sumut itu.
(ddt/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa, Lulus SNMPTN 2012
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 13:54 WIB
Departemen HAM PD: Grasi Corby Usaha Negara Membela WNI di Luar Negeri
-
Sabtu, 26/05/2012 13:45 WIB
Ini Ciri-ciri Detail Pelaku Maling Motor Penembak Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 13:44 WIB
Penyelundup Uang Palsu Diringkus di Pelabuhan Bakauheni
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
