Golkar Geger Munas Dipercepat, PAN Diguncang Isu KLB
Kamis, 09/07/2009 22:48 WIB
Jakarta
Isu percepatan pergantian kepemimpinan tidak hanya mengguncang Partai Golkar. Bila Golkar diguncang isu Munas dipercepat, PAN juga diguncang isu Kongres Luar Biasa (KLB). Ada pihak yang ingin mendongkel Soetrisno Bachir (SB) dari kursi ketua umum PAN lebih cepat.
Isu KLB PAN ini bergulir sebagai tindak lanjut atas sikap SB yang berseberangan dengan kelompok Amien Rais dan Hatta Rajasa yang mendukung SBY-Boediono. Karena SB bersikap mogok bicara, tidak pernah terlibat dalam aktivitas upaya pemenangan SBY-Boediono, maka isu KLB pun digulirkan.
Menangnya SBY-Boediono dalam Pilpres 2009 semakin mempercepat upaya KLB itu. Sumber detikcom di DPP PAN menceritakan bahwa semua kader dan elit PAN yang mantap berkoalisi dengan SBY merasa tidak nyaman dengan sikap SB yang dinilai tidak jelas sebagai pemimpin parpol koalisi. Untuk menegakkan martabat partai itulah, SB harus diganti.
"Memang faktanya kita punya ketua umum, tetapi dia tidak menempatkan diri sebagai layaknya ketua umum. Dia pasif bahkan di luar negeri saat kita butuh konsolidasi. Karena itulah, teman-teman butuh melakukan konsolidasi ulang dengan sosok dan figur baru," kata pengurus DPP PAN kepada detikcom, Kamis (9/7/2009).
Masih menurut sumber itu, sosok kepemimpinan SB dinilai tidak layak lagi dilanjutkan karena tidak ada lagi mekanisme organisasi yang sehat. Konsolidasi dan evaluasi yang harusnya selalu melekat dengan kehidupan kepartaian apalagi setelah hajatan besar pileg dan pilpres tidak akan efektif dengan sosok kepemimpinan SB yang cenderung "ngambek" setelah kalah bermain dengan Amien Rais itu.
"Partai itu kan harus dinamis. Ada konsolidasi, ada evaluasi. Sekarang, Anda bisa lihat sendiri, kantor PAN selalu sepi. Padahal harusnya tidak begitu. Karena itu, beberapa pengurus merasa perlu diadakan regenerasi dan reposisi kepemimpinan yang mampu menghidupkan PAN kembali," paparnya.
Saat ditanya siapa saja yang sedang dibicarakan untuk dicalonkan sebagai ketua umum pengganti SB, sumber itu masih enggan menjelaskannya. Namun dia menyebut banyak tokoh dan figur yang layak menggantikan SBY sebagai nakhoda PAN, antara lain Hatta Rajasa, Zulkifli Hasan dan para ketua DPP PAN lainnnya.
"Itu terserah teman-teman DPD dan DPW. Tetapi kan semua orang sudah tahu kader-kader PAN selain SB. Ada Hatta, Zulkifli Hasan dan ketua-ketua DPP," pungkas dia. (yid/asy)
Isu KLB PAN ini bergulir sebagai tindak lanjut atas sikap SB yang berseberangan dengan kelompok Amien Rais dan Hatta Rajasa yang mendukung SBY-Boediono. Karena SB bersikap mogok bicara, tidak pernah terlibat dalam aktivitas upaya pemenangan SBY-Boediono, maka isu KLB pun digulirkan.
Menangnya SBY-Boediono dalam Pilpres 2009 semakin mempercepat upaya KLB itu. Sumber detikcom di DPP PAN menceritakan bahwa semua kader dan elit PAN yang mantap berkoalisi dengan SBY merasa tidak nyaman dengan sikap SB yang dinilai tidak jelas sebagai pemimpin parpol koalisi. Untuk menegakkan martabat partai itulah, SB harus diganti.
"Memang faktanya kita punya ketua umum, tetapi dia tidak menempatkan diri sebagai layaknya ketua umum. Dia pasif bahkan di luar negeri saat kita butuh konsolidasi. Karena itulah, teman-teman butuh melakukan konsolidasi ulang dengan sosok dan figur baru," kata pengurus DPP PAN kepada detikcom, Kamis (9/7/2009).
Masih menurut sumber itu, sosok kepemimpinan SB dinilai tidak layak lagi dilanjutkan karena tidak ada lagi mekanisme organisasi yang sehat. Konsolidasi dan evaluasi yang harusnya selalu melekat dengan kehidupan kepartaian apalagi setelah hajatan besar pileg dan pilpres tidak akan efektif dengan sosok kepemimpinan SB yang cenderung "ngambek" setelah kalah bermain dengan Amien Rais itu.
"Partai itu kan harus dinamis. Ada konsolidasi, ada evaluasi. Sekarang, Anda bisa lihat sendiri, kantor PAN selalu sepi. Padahal harusnya tidak begitu. Karena itu, beberapa pengurus merasa perlu diadakan regenerasi dan reposisi kepemimpinan yang mampu menghidupkan PAN kembali," paparnya.
Saat ditanya siapa saja yang sedang dibicarakan untuk dicalonkan sebagai ketua umum pengganti SB, sumber itu masih enggan menjelaskannya. Namun dia menyebut banyak tokoh dan figur yang layak menggantikan SBY sebagai nakhoda PAN, antara lain Hatta Rajasa, Zulkifli Hasan dan para ketua DPP PAN lainnnya.
"Itu terserah teman-teman DPD dan DPW. Tetapi kan semua orang sudah tahu kader-kader PAN selain SB. Ada Hatta, Zulkifli Hasan dan ketua-ketua DPP," pungkas dia. (yid/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
