detikcom
Selasa, 07/07/2009 12:31 WIB

JK Akan Jalan Kaki di TPS Taman Karawang Menteng

Gunawan Mashar - detikNews
Jakarta - Capres Jusuf Kalla mencontreng di TPS XV Taman Karawang, Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli. TPS ini berjarak sekitar 200 meter dari rumah dinas Wapres di Jl Diponegoro 2. JK akan berjalan kaki menuju TPS ini dengan didampingi 13 anggota keluarganya dan 29 pegawainya.

Kepastian JK mencontreng di TPS XV ini setelah sejumlah petugas dari KPUD sampai kelurahan dan KPPS mendatangi rumah JK untuk melaporkan persiapan dan sekaligus menyampaikan undangan.

Pantauan detikcom di kediaman JK di Jl Diponegoro 2, terlihat Ketua KPUD Jakarta Pusat Hasan Ali Idris, Walikota Jakarta Pusat Sri Mulyani Murni, Camat Menteng Efri, Lurah Menteng Suhardi, dan Ketua KPPS Menteng Listiastuti.

Dalam kesempatan ini JK menanyakan kesiapan para petugas menggelar pesta demokrasi tahunan memilih presiden langsung. JK menanyakan hal-hal dan persiapan teknis oleh petugas terkait keputusan MK yang memperbolehkan penggunaan KTP bagi pemilih yang namanya tak termuat di DPT.

"Masalah KTP bagaimana, apakah semua sudah beres," tanya JK.

"Nanti malam kita akan bahas dengan pihak-pihak terkait," jawab Ketua KPPS Menteng Listiastuti.

"Masalahnya bukan golput, tetapi persiapan administratif. Jadi dia terpaksa golput (karena persiapan administratifnya kurang). Sayang sekali kan," timpal JK.

"Agar KTP itu tidak disalahgunakan, sebaiknya KTP disimpan saja sampai pencontrengan selesai," pungkas JK.

(yid/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close