Pilpres Bermasalah, LSN Batalkan Quick Count
Senin, 06/07/2009 18:22 WIB
Jakarta
Lembaga Survei Nasional (LSN) membatalkan pelaksanaan quick count Pilpres 2009 yang sedianya akan bekerja sama dengan Global TV, TPI dan MNC News. Keputusan ini terpaksa diambil karena pelaksanaan Pilpres 2009 diberitakan masih penuh masalah, antara lain kasus DPT yang belum juga tuntas.
Seperti diketahui LSN merupakan salah satu lembaga survei yang telah teregistrasi KPU sebagai pelaksana hitung cepat (quick count) pada Pemilu 2009. Pada Pemilu Legislatif April lalu, LSN melaksanakan quick count yang hasilnya dipancarkan secara real time oleh tiga stasiun TV swasta sekaligus, yaitu Global TV, TPI, dan MNC News.
Pada Pilpres kali ini semula LSN kembali akan bekerja sama dengan ketiga stasiun TV tersebut untuk melakukan quick count. Tapi mengingat pelaksanaan Pilpres 2009 ini kelihatannya masih penuh dengan berbagai masalah, LSN memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan quick count.
Menurut Direktus Eksekutif LSN, Umar S Bakry, jika dipaksakan melakukan quick count, hasilnya sulit untuk dipertanggungjawabkan mengingat sampel yang diambil sulit merepresentasikan suara dari 174 juta pemilih. Dengan kata lain, secara metodologi hasil quick count akan bias karena sampel tidak mewakili populasi (validitas data tidak akurat).
"Hasil quick count baru dapat dikatakan akurat dan bisa dipertanggungjawabkan apabila seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih benar-benar telah terdaftar dalam DPT," kata Umar dalam siaran pers yang diterima detikcom pukul 17.10 WIB, Senin (6/7/2009).
Dengan adanya pembatalan ini, LSN tidak ikut bertanggung jawab atas hasil Pilpres yang punya potensi bermasalah. LSN tidak ingin menjadi lembaga survei yang turut melegitimasi kemenangan dari pasangan tertentu yang dihasilkan dari sebuah Pilpres yang bermasalah.
(asy/nrl)
Seperti diketahui LSN merupakan salah satu lembaga survei yang telah teregistrasi KPU sebagai pelaksana hitung cepat (quick count) pada Pemilu 2009. Pada Pemilu Legislatif April lalu, LSN melaksanakan quick count yang hasilnya dipancarkan secara real time oleh tiga stasiun TV swasta sekaligus, yaitu Global TV, TPI, dan MNC News.
Pada Pilpres kali ini semula LSN kembali akan bekerja sama dengan ketiga stasiun TV tersebut untuk melakukan quick count. Tapi mengingat pelaksanaan Pilpres 2009 ini kelihatannya masih penuh dengan berbagai masalah, LSN memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan quick count.
Menurut Direktus Eksekutif LSN, Umar S Bakry, jika dipaksakan melakukan quick count, hasilnya sulit untuk dipertanggungjawabkan mengingat sampel yang diambil sulit merepresentasikan suara dari 174 juta pemilih. Dengan kata lain, secara metodologi hasil quick count akan bias karena sampel tidak mewakili populasi (validitas data tidak akurat).
"Hasil quick count baru dapat dikatakan akurat dan bisa dipertanggungjawabkan apabila seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih benar-benar telah terdaftar dalam DPT," kata Umar dalam siaran pers yang diterima detikcom pukul 17.10 WIB, Senin (6/7/2009).
Dengan adanya pembatalan ini, LSN tidak ikut bertanggung jawab atas hasil Pilpres yang punya potensi bermasalah. LSN tidak ingin menjadi lembaga survei yang turut melegitimasi kemenangan dari pasangan tertentu yang dihasilkan dari sebuah Pilpres yang bermasalah.
(asy/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
