detikcom

Senin, 06/07/2009 16:28 WIB

4 Mahasiswa RI Disiksa di Mesir

Deplu Belum Rencanakan Panggil Dubes Mesir

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Fathurrahman (Foto: dok detikcom)
Jakarta - Departemen Luar Negeri (Deplu) belum berencana memanggil Dubes Mesir untuk Indonesia terkait kasus penyiksaan terhadap 4 mahasiswa Indonesia. Deplu masih menunggu klarifikasi terlebih dulu.

"Saat ini kita sedang menunggu klarifikasi dari pemerintah Mesir. Dubes kita di sana sebelumnya sudah meminta klarifikasi dari pemerintah Mesir," ujar Juru Bicara Deplu Teuku Faizasyah saat dihubungi detikcom, Senin (6/7/2009).

Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, sebelumnya siang tadi, meminta Deplu untuk memanggil Dubes Mesir di Indonesia guna memberikan keterangan seputar kasus penyiksaan 4 mahasiswa Indonesia di Mesir.

Menurut Faiz, pemerintah Indonesia telah menempuh jalur diplomatik dalam mendapatkan klarifikasi pemerintah Mesir tentang penyiksaan 4 mahasiswa Indonesia di sana. "Dari pihak kita sudah bertemu dengan mereka (4 mahasiswa-red), dubes RI untuk Mesir juga sudah berbicara dengan para mahasiswa hari Minggu (5/7/2009) kemarin. Deplu juga telah melayangkan nota protes ke Pemerintah Mesir pada 30 Juni 2009 lalu," jelasnya.

Saat ditanya apakah Deplu akan memanggil Dubes Mesir untuk Indonesia seperti yang diminta oleh Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Faizasyah menjawab belum tahu pasti tentang hal tersebut.

"Kita tidak mengurusi masalah itu, kita belum tahu, yang kita fokuskan sekarang adalah meminta penjelasan dari pihak pemerintah Mesir melalui dubes kita (RI) di Mesir," tandas dia.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%