Iran Siap Ambil Tindakan Tegas Jika Israel Menyerang
Senin, 06/07/2009 14:05 WIB
AFP
Teheran
Iran siap mengambil tindakan nyata dan tegas jika Israel menyerang fasilitas nuklirnya. Penegasan itu disampaikan pejabat senior parlemen Iran.
Pernyataan Alaeddin Broujerdi, kepala komite parlemen Iran soal keamanan nasional dan kebijakan luar negeri itu disampaikan menyusul statemen Wakil Presiden (Wapres) AS Joe Biden seputar ancaman nuklir Iran. Biden mengatakan, Israel punya hak penuh untuk memutuskan apa yang terbaik dalam menangani ancaman nuklir Iran.
"Kami tak bisa mendikte negara berdaulat lainnya tentang apa yang bisa mereka lakukan dan apa yang tidak bisa," ujar Biden.
"Baik AS dan Israel sadar akan konsekuensi keputusan yang keliru," kata Broujerdi kepada wartawan di Kedutaan Besar (Kedubes) Iran di Tokyo, Jepang.
"Saya yakin respons kami akan real dan tegas," tegas Broujerdi seperti dilansir harian News.com.au , Senin (6/7/2009). Dia menolak menjelaskan lebih jauh pernyataannya itu.
Israel sejak lama mengkhawatirkan Iran diam-diam tengah mengembangkan senjata nuklir lewat program nuklir yang dimilikinya. Pemerintah Iran telah berulang kali membantah hal itu. Ditegaskan Iran bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi listrik.
Pemerintah Israel sebelumnya telah mengungkapkan harapannya untuk menghentikan program nuklir Iran lewat diplomasi. Namun negeri Yahudi itu juga tidak mengesampingkan kemungkinan melancarkan aksi militer ke Israel.
(ita/iy)
Pernyataan Alaeddin Broujerdi, kepala komite parlemen Iran soal keamanan nasional dan kebijakan luar negeri itu disampaikan menyusul statemen Wakil Presiden (Wapres) AS Joe Biden seputar ancaman nuklir Iran. Biden mengatakan, Israel punya hak penuh untuk memutuskan apa yang terbaik dalam menangani ancaman nuklir Iran.
"Kami tak bisa mendikte negara berdaulat lainnya tentang apa yang bisa mereka lakukan dan apa yang tidak bisa," ujar Biden.
"Baik AS dan Israel sadar akan konsekuensi keputusan yang keliru," kata Broujerdi kepada wartawan di Kedutaan Besar (Kedubes) Iran di Tokyo, Jepang.
"Saya yakin respons kami akan real dan tegas," tegas Broujerdi seperti dilansir harian News.com.au , Senin (6/7/2009). Dia menolak menjelaskan lebih jauh pernyataannya itu.
Israel sejak lama mengkhawatirkan Iran diam-diam tengah mengembangkan senjata nuklir lewat program nuklir yang dimilikinya. Pemerintah Iran telah berulang kali membantah hal itu. Ditegaskan Iran bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi listrik.
Pemerintah Israel sebelumnya telah mengungkapkan harapannya untuk menghentikan program nuklir Iran lewat diplomasi. Namun negeri Yahudi itu juga tidak mengesampingkan kemungkinan melancarkan aksi militer ke Israel.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 13:54 WIB
Departemen HAM PD: Grasi Corby Usaha Negara Membela WNI di Luar Negeri
-
Sabtu, 26/05/2012 13:45 WIB
Ini Ciri-ciri Detail Pelaku Maling Motor Penembak Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 13:44 WIB
Penyelundup Uang Palsu Diringkus di Pelabuhan Bakauheni
-
Sabtu, 26/05/2012 13:40 WIB
Jual Sabu, Polisi Berpangkat Brigadir Dibekuk di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
