Penundaan Pilpres Harus Atas Persetujuan Presiden, KPU, DPR dan MA
Minggu, 05/07/2009 22:22 WIB
Jakarta
Wacana penundaan pemilihan presiden (pilpres) mencuat di detik-detik terakhirn menjelang pilpres. Penundaan tersebut bisa saja dilakukan namun harus atas persetujuan presiden, DPR, MK dan MA.
"Mereka (presiden, DPR, MK dan MA) harus berembug. Kalau toh disepakati diundur, lembaga-lembaga tersebut harus setuju," ujar Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti di Gedung PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta, Minggu (5/7/2009).
Dia mengatakan, ada dua hal pokok yang harus diperbaiki mengenai DPT. Yang pertama mengenai jumlah pemilih yang tidak terdaftar. Kalau menggunakan data KPU, menurutnya ada 20 juta suara dikurangi 5 juta sehingga asumsinya 15 juta yang tidak terdaftar.
Jika memakai data DPR, menurutnya ada 45 juta dikurangi 5 juta, sehingga ada 40 jutaan warga tidak terdaftar. Sementara menurut data Komnas HAM, sekitar 20-40 persen dari total pemilih kemarin. "Kita ambil moderatnya saja berarti ada 30 jutaan, dikurangi 5 juta sekitar 25 juta pemilih belum terdaftar," papar Ray.
Yang kedua, menurut Ray, setelah dikoreksi audit DPT, masih ada masalah-masalah seperti DPT yang ganda atau nama yang sama. "Nah kita ingin dibereskan dahulu hal tersebut dengan langkah menghilangkan DPT fiktif dari DPT yang ada yaitu 160 juta. Karena itu adalah hak warga negara," pinta dia.
Kalau hal ini tidak segera dibereskan, berarti menurut Ray Pilpres 2009 tidak konstitusional karena melanggar HAM. "Tapi hal itu juga tidak mungkin selesai dalam 3 hari, jadi memundurkan itu adalah efek dari kewajiban kita untuk memenuhi kewajiban rakyat," ujarnya.
(anw/anw)
"Mereka (presiden, DPR, MK dan MA) harus berembug. Kalau toh disepakati diundur, lembaga-lembaga tersebut harus setuju," ujar Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti di Gedung PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta, Minggu (5/7/2009).
Dia mengatakan, ada dua hal pokok yang harus diperbaiki mengenai DPT. Yang pertama mengenai jumlah pemilih yang tidak terdaftar. Kalau menggunakan data KPU, menurutnya ada 20 juta suara dikurangi 5 juta sehingga asumsinya 15 juta yang tidak terdaftar.
Jika memakai data DPR, menurutnya ada 45 juta dikurangi 5 juta, sehingga ada 40 jutaan warga tidak terdaftar. Sementara menurut data Komnas HAM, sekitar 20-40 persen dari total pemilih kemarin. "Kita ambil moderatnya saja berarti ada 30 jutaan, dikurangi 5 juta sekitar 25 juta pemilih belum terdaftar," papar Ray.
Yang kedua, menurut Ray, setelah dikoreksi audit DPT, masih ada masalah-masalah seperti DPT yang ganda atau nama yang sama. "Nah kita ingin dibereskan dahulu hal tersebut dengan langkah menghilangkan DPT fiktif dari DPT yang ada yaitu 160 juta. Karena itu adalah hak warga negara," pinta dia.
Kalau hal ini tidak segera dibereskan, berarti menurut Ray Pilpres 2009 tidak konstitusional karena melanggar HAM. "Tapi hal itu juga tidak mungkin selesai dalam 3 hari, jadi memundurkan itu adalah efek dari kewajiban kita untuk memenuhi kewajiban rakyat," ujarnya.
(anw/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
