SBY Minta Masyarakat Waspada Karena Banyak Fitnah
Sabtu, 04/07/2009 18:08 WIB
Jakarta
Setelah mengkhawatirkan praktek sihir menjelang Pilpres, capres SBY juga menengarai akhir-akhir ini banyak fitnah yang dialamatkan kepada SBY-Boediono. Karena itu, SBY meminta masyarakat waspada terhadap fitnah-fitnah itu.
"Hari-hari terakhir ini saya minta Saudara waspada karena banyak sekali fitnah, kampanye hitam yang diarahkan kepada SBY-Boediono," kata SBY saat berorasi dengan berapi-api di depan massa pendukungnya dalam kampanye terakhir di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7/2009).
Terhadap fitnah-fitnah itu, SBY mengajak pendukungnya untuk bersabar. "Saya mengajak mari sabar, tabah, tegar, jangan ikut-ikutan, jangan mudah percaya, sambil mendoakan yang menyebarkan fitnah diberikan hidayah dan dibimbing ke jalan yang benar," sentil SBY.
Dalam orasinya, SBY juga meminta maaf kepada masyarakat apabila perjalanAnnya terganggu akibat adanya gerakan massa ke GBK. "Saya mohon maaf, meskipun libur, tapi perjalanannya terganggu," kata SBY.
SBY juga meminta kepada tim pendukungnya agar segera menurunkan baliho dan spanduk SBY-Boediono, karena mulai Minggu (5/7/2009) sudah memasuki hari tenang.
Dalam orasinya, SBY berpidato dengan suara lantang dan menggelegar. Hal yang sama juga dilakukan oleh cawapres Boediono. Bahkan, Boediono juga terlihat selalu menggerakkan tangan dan mengarahkan telunjuknya ke arah massa.
Kampanye puncak di GBK ini berakhir setelah SBY mengakhiri orasinya pada pukul 17.25 WIB. Massa yang memadati GBK pun meninggalkan kawasan Senayan. Lalu lintas kendaraan di Senayan pun mengular.
(asy/gah)
"Hari-hari terakhir ini saya minta Saudara waspada karena banyak sekali fitnah, kampanye hitam yang diarahkan kepada SBY-Boediono," kata SBY saat berorasi dengan berapi-api di depan massa pendukungnya dalam kampanye terakhir di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7/2009).
Terhadap fitnah-fitnah itu, SBY mengajak pendukungnya untuk bersabar. "Saya mengajak mari sabar, tabah, tegar, jangan ikut-ikutan, jangan mudah percaya, sambil mendoakan yang menyebarkan fitnah diberikan hidayah dan dibimbing ke jalan yang benar," sentil SBY.
Dalam orasinya, SBY juga meminta maaf kepada masyarakat apabila perjalanAnnya terganggu akibat adanya gerakan massa ke GBK. "Saya mohon maaf, meskipun libur, tapi perjalanannya terganggu," kata SBY.
SBY juga meminta kepada tim pendukungnya agar segera menurunkan baliho dan spanduk SBY-Boediono, karena mulai Minggu (5/7/2009) sudah memasuki hari tenang.
Dalam orasinya, SBY berpidato dengan suara lantang dan menggelegar. Hal yang sama juga dilakukan oleh cawapres Boediono. Bahkan, Boediono juga terlihat selalu menggerakkan tangan dan mengarahkan telunjuknya ke arah massa.
Kampanye puncak di GBK ini berakhir setelah SBY mengakhiri orasinya pada pukul 17.25 WIB. Massa yang memadati GBK pun meninggalkan kawasan Senayan. Lalu lintas kendaraan di Senayan pun mengular.
(asy/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Kamis, 24/05/2012 05:18 WIB
Jalur Contra Flow Diperpanjang Hingga Depan Carrefour Cawang
-
Kamis, 24/05/2012 04:04 WIB
8 Jenazah WN Rusia Korban Sukhoi Dipulangkan dengan Ilyushin
-
Kamis, 24/05/2012 05:05 WIB
Lawan Arus, Pemotor di Makassar Ditabrak Truk Hingga Tewas
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
218 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
