Warta No. 1
Waspadai Penggadaian Aset Negara
Sabtu, 04/07/2009 14:58 WIB
Jakarta
Meski pemerintah sudah memastikan tidak jadi menggadaikan Gelora Bung Karno (GBK) sebagai jaminan surat berharga berbasis syariah sukuk, bukan mustahil asset negara lainnya seperti Monas akan dijaminkan. Sebab, untuk mencari pinjaman baru harus ada agunan atau jaminan aset, sementara kekayaan alam Indonesia sudah habis.
Demikian kekuatiran pengamat ekonomi, Dr. Endang S. Thohari dalam diskusi 'Gelora Bung Karno Dahulu, Monas Kemudian' di Mega Prabowo Media Centre Jakarta, Jumat (3/7/2009). Menurutnya, dalam prinsip perbankan konvensional maupun syariah dikenal adanya prudential bank, yang mewajibkan cash collateral sebagai agunan atau garansi atas peminjaman, seperti sertifikat, aset tanah dan bangunan atau surat-surat penting.
Karena itu, Endang mengingatkan semestinya pemerintah tidak perlu mencari utang baru, karena bisa memaksimalkan aliran dana di bank-bank dalam negeri. Sebab, sebagian besar dana pemerintah, baik di departemen-departemen maupun di pemerintah daerah 60 persen lebih di simpan dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI).
"Bahkan tabungan masyarakat di bank konvensional di dalam negeri nilainya saja mencapai Rp 1850 Triliun, itu tidak dimanfaatkan untuk rakyat di pedesaan misalnya, hanya sebagian kecil saja. Saya kira perlu redisgn (mendesain ulang) sistem perekonomian kita, serta tidak perlu utang dan utang lagi," ujar Sekretaris Umum Institut Garuda Nusantara ini.
Karena itu, diperlukan calon presiden (capres) yang betul-betul mengerti ekonomi kerakyatan agar hal-hal seperti itu tidak dilakukan. Namun faktanya, tidak semua capres mengerti ekonomi kerakyatan. Mereka hanya sekedar mengklaim menjalankan ekonomi kerakyatan, padahal kebijakan ekonominya neoliberal.
"Saya kira hanya capres dan cawapres yang didukung PDIP dan Partai Gerindra saja yang mengerti ekonomi kerakyatan. Sedangkan yang lain mengklaim ekonomi kerakyatan, tapi tidak mengerti ekonomi kerakyatan. Secantik apapun programnya, kalau masih liberal tidak akan bisa berjalan," tandas Endang. (adv/adv)
Demikian kekuatiran pengamat ekonomi, Dr. Endang S. Thohari dalam diskusi 'Gelora Bung Karno Dahulu, Monas Kemudian' di Mega Prabowo Media Centre Jakarta, Jumat (3/7/2009). Menurutnya, dalam prinsip perbankan konvensional maupun syariah dikenal adanya prudential bank, yang mewajibkan cash collateral sebagai agunan atau garansi atas peminjaman, seperti sertifikat, aset tanah dan bangunan atau surat-surat penting.
Karena itu, Endang mengingatkan semestinya pemerintah tidak perlu mencari utang baru, karena bisa memaksimalkan aliran dana di bank-bank dalam negeri. Sebab, sebagian besar dana pemerintah, baik di departemen-departemen maupun di pemerintah daerah 60 persen lebih di simpan dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI).
"Bahkan tabungan masyarakat di bank konvensional di dalam negeri nilainya saja mencapai Rp 1850 Triliun, itu tidak dimanfaatkan untuk rakyat di pedesaan misalnya, hanya sebagian kecil saja. Saya kira perlu redisgn (mendesain ulang) sistem perekonomian kita, serta tidak perlu utang dan utang lagi," ujar Sekretaris Umum Institut Garuda Nusantara ini.
Karena itu, diperlukan calon presiden (capres) yang betul-betul mengerti ekonomi kerakyatan agar hal-hal seperti itu tidak dilakukan. Namun faktanya, tidak semua capres mengerti ekonomi kerakyatan. Mereka hanya sekedar mengklaim menjalankan ekonomi kerakyatan, padahal kebijakan ekonominya neoliberal.
"Saya kira hanya capres dan cawapres yang didukung PDIP dan Partai Gerindra saja yang mengerti ekonomi kerakyatan. Sedangkan yang lain mengklaim ekonomi kerakyatan, tapi tidak mengerti ekonomi kerakyatan. Secantik apapun programnya, kalau masih liberal tidak akan bisa berjalan," tandas Endang. (adv/adv)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 28/05/2012 01:00 WIB
'Oasis' di Tengah Kota Jakarta
Coasta Villa - beach resort living...
-
Selasa, 15/05/2012 10:15 WIB
www.mecglobal.com
MEC, rayakan hari jadi ke 10
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
