detikcom

4 Mahasiwa Disiksa di Mesir

Keluarga Minta Pemerintah Layangkan Protes

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 03/07/2009 23:28 WIB
Ilustrasi
Pekanbaru Setelah mengalami penyiksaan selama 3 hari, 4 mahasiwa asal Indonesia yang ditangkap polisi Mesir akhirnya bebas. Namun pihak keluarga mengaku tidak terima. Mereka meminta pemerintah bertindak.

"Kita berharap pemerintah melayangkan nota protes ke kementerian luar negeri Mesir," kata kakak salah seorang korban, Sainul Muttaqin saat dihubungi detikcom di Pekanbaru, Jumat (3/7/2009).

Sainul mengaku, dalam proses pembebasan adik dan teman-temannya, sudah dibantu oleh pihak KBRI dan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Mesir. Namun ia tetap berharap tindakan tegas segera dilakukan, agar kejadian serupa tidak berulang.

"Kenapa polisi Mesir begitu kejam, hanya karena membukas situs online saja," kecamnya.

Seperti diketahui, penyiksaan ini berlangsung dari tanggal 28-30 Juni 2009. Empat mahasiswa asal Riau, Faturrahman, Arjil, Ahmad Yunus, dan Tafri Sugandi digelandang pihak kepolisian Mesir karena diduga terlibat gerakan Islam garis keras di mesir. Mereka juga dianggap bersalah karena salah seorang rekannya telah membuka situs Ihwan Muslim Online.

Keempat mahasiswa semester awal di Universitas Al Azhar itu kemudian dipukuli, ditelanjangi bahkan disetrum. Kabarnya, mereka pun tidak diberi makan selama di dalam tahanan.
(mad/mad)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel