detikcom

Imigran Gelap Afghanistan Pilih Banten Sebagai Jalur Transit

Novia Chandra Dewi - detikNews
Jumat, 03/07/2009 21:54 WIB
Ilustrasi (Foto: dok detikcom)
Serang Polda Banten membantah adanya imigran gelap asal Afghanistan yang masuk ke Indonesia melalui wilayah Banten. Para imigran justru masuk dari provinsi lain ke Banten melalui jalur darat.

"Kalau imigran Afghanistan masuk wilayah Banten secara langsung belum ada, yang ada masuk dari daratan luar provinsi Banten. Masuk ke banten terus bertolak menuju pulau Christmas (Australia) sana," kata Kepala Satuan) Polair (polisi Perairan) Polda Banten AKBP Alex Fauzi Rajad.

Hal tersebut disampaikan Alex di Polda Banten, Serang, Banten, Jumat (3/7/2009).

Menurut dia, selama ini provinsi Banten justru selalu dijadikan sarana transit bagi para imigran gelap untuk bertolak menuju negara yang dituju. Kebanyakan mereka menuju Australia sebagai tujuan migrasinya.

"Kurang lebih 2 minggu lalu, kami dapat informasi dari Polair Babinkam (Badan Pembinaan Keamanan) yang atas informasi Australian Federal Police (AFP), bahwa ada kurang lebih 200-250 imigran gelap bertolak dari Malaysia menuju ke Australia," ungkapnya.

Jalur transit para imigran gelap ini biasanya dengan melalui Selat Sunda.

"Namun dari informasi tersebut, kapal yang dinaiki oleh imigran tersebut mengalami suatu kendala di tengah laut yang mana mereka ada yang pindah kapal dan sebagian tetap mempergunakan kapal tersebut," jelasnya.

Namun hingga kini pihaknya masih menyelidiki informasi tersebut. Selain dengan pihak imigrasi, polisi juga koordinasi dengan TNI Agkatan Laut.

"Tapi belum ada sinyal-sinyal atau tanda-tanda pergerakan lebih lanjut," akunya.

(nov/mad)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini