Jumat, 03/07/2009 18:05 WIB

Masjid Cipete Berduka Karena Jacko Muallaf

Hery Winarno - detikNews
Foto: Hery/detikcom
Jakarta - Masjid Al Barkah di Cipete, Jakarta Selatan, memasang spanduk ucapan duka bagi Michael Jackson. Spanduk tersebut merupakan bentuk solidaritas sebagai sesama muslim.

"Michael Jackson kan seorang muallaf," kata pengurus masjid Al Barkah Ustadz Parma saat ditemui detikcom di Kelurahan Cipete Utara Rt 09/05 di Jl Sawo, Cipete, Jaksel, Jumat (3/7/2009).

Menurut Parma, seluruh jemaah masjid Al Barkah menghormati Michael sebagai seorang muslim. Sebagai bentuk ucapan belasungkawa, pihaknya kemudian memasang spanduk duka bagi Jacko.

"Kita hanya pasang spanduk saja untuk menghormatinya," jelasnya.

Spanduk tersebut berukuran 1x3 meter yang bertuliskan "Masjid Al Barkah Kelurahan Cipete Utara turut berduka cita atas meninggalnya saudara kita penyanyi pop dunia Michal Jackson."

"Tapi kita tidak akan menyelenggarakan zikir atau tahlilan," ucapnya.

Spanduk ini menarik perhatian para pengendara jalan yang melintas. Bahkan pada sore hari tadi sempat terjadi kepadatan di kawasan tersebut.

Michael Jackson hingga akhir hayatnya masih menjadi buah bibir. Lewat segudang prestasi dan permasalahan pribadi, Jacko menjelma jadi bintang yang sangat menarik perhatian dunia.

Banyak pihak meyakini bahwa sejak 2008 Jackson telah memeluk agam Islam. Dia juga sering berhubungan dengan penyanyi terkenal Cat Steven yang telah mengubah namanya menjadi Yusuf Islam. Gara-gara diyakini sebagai muslim itu, sempat ada pemberitaan bahwa Jackson akan dimakamkan secara muslim.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%