Didemo, Syekh Puji Diminta Ditahan Lagi
Jumat, 03/07/2009 17:29 WIB
Semarang
Syekh Puji memang biasa berdemo, tapi hari ini ia malah didemo. Pendemo minta pengusaha kuningan itu ditahan kembali karena pernikahannya dengan Lutviana Ulfa melanggar UU Perkawinan.
Pendemo yang berjumlah puluhan orang itu mengatasnamakan sebagai Aliansi Masyarakat Peduli Hukum dan Keadilan. Mereka mengawali aksinya di Bundaran Air Mancur Semarang, Jl. Pahlawan, Jumat (3/7/2009).
Kemudian, mereka bergeser ke Kantor Kejati Jateng yang letaknya hanya 100 meter dari lokasi awal. Mereka menenteng poster yang bertuliskan "Pelanggar UU harus dijatuhi sanksi tegas", "Penjarakan Syekh Puji", dan lain-lain.
Para pendemo juga menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan aksi Syekh Puji dan istri mudanya, Ulfa. Pemeran Syekh Puji diserahkan kepada perwakilan kejati.
"Kami mendukung penuh tindakan aparat terhadap Syekh Puji. Dia harus ditahan lagi karena kerap tidak mengindahkan hukum," kata korlap aksi, Rahmat.
Aksi demo ini cukup menarik, meski hanya diikuti puluhan orang. Salah satu yang menarik perhatian adalah seorang pria yang berperan sebagai Syekh Puji dan seorang anak perempuan yang memerankan Ulfa. Syekh Puji palsu itu berjubah putih dan berkalung tasbih raksasa. Keduanya diarak naik becak.
Saat ini, kasus Syekh Puji masih berada di tangan kepolisian, sehingga aksi tersebut sesungguhnya salah alamat. Lelaki bernama lengkap Pujiono Cahyo Widianto itu pernah ditahan, namun polisi memberi penangguhan dengan syarat Syekh Puji wajib lapor dua kali seminggu ke Polwiltabes Semarang.
(try/asy)
Pendemo yang berjumlah puluhan orang itu mengatasnamakan sebagai Aliansi Masyarakat Peduli Hukum dan Keadilan. Mereka mengawali aksinya di Bundaran Air Mancur Semarang, Jl. Pahlawan, Jumat (3/7/2009).
Kemudian, mereka bergeser ke Kantor Kejati Jateng yang letaknya hanya 100 meter dari lokasi awal. Mereka menenteng poster yang bertuliskan "Pelanggar UU harus dijatuhi sanksi tegas", "Penjarakan Syekh Puji", dan lain-lain.
Para pendemo juga menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan aksi Syekh Puji dan istri mudanya, Ulfa. Pemeran Syekh Puji diserahkan kepada perwakilan kejati.
"Kami mendukung penuh tindakan aparat terhadap Syekh Puji. Dia harus ditahan lagi karena kerap tidak mengindahkan hukum," kata korlap aksi, Rahmat.
Aksi demo ini cukup menarik, meski hanya diikuti puluhan orang. Salah satu yang menarik perhatian adalah seorang pria yang berperan sebagai Syekh Puji dan seorang anak perempuan yang memerankan Ulfa. Syekh Puji palsu itu berjubah putih dan berkalung tasbih raksasa. Keduanya diarak naik becak.
Saat ini, kasus Syekh Puji masih berada di tangan kepolisian, sehingga aksi tersebut sesungguhnya salah alamat. Lelaki bernama lengkap Pujiono Cahyo Widianto itu pernah ditahan, namun polisi memberi penangguhan dengan syarat Syekh Puji wajib lapor dua kali seminggu ke Polwiltabes Semarang.
(try/asy)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
