detikcom

Perempuan, Glamour dan Gugup Banyak Jadi Target Perampok Taksi

Ari Saputra - detikNews
Jumat, 03/07/2009 16:59 WIB
Jakarta Korban-korban perampokan di taksi kebanyakan perempuan. Selain mudah dilumpuhkan, perempuan diyakini perampok lebih banyak membawa barang berharga daripada laki-laki.

"Perempuan banyak perhiasannya, kalau melawan juga gampang dilumpuhkan," kata Zulherman (38), salah satu komplotan perampok taksi usai digerebek di Polsektro Tebet, Jl Saharjo, Jumat (3/7/2009).

Untuk mengelabui target, komplotan yang bertugas sebagai sopir akan memilih-milih penumpang. Bila lelaki dihindari sementara perempuan berpenampilan glamour (perhiasan mencolok dan mahal) dihampiri. Jika perlu ditunggu hingga taksi 'normal' susah didapat.

"Tampang terburu-buru, gugup dan bingung menjadi target," kata Ade, sopir taksi tembak (sopir gadungan) pada kesempatan serupa.

Hanya saja komplotan Datuk dan Zul rupanya salah identifikasi calon korban terakahir sebelum dibekuk yakni Udiyani Parwati dan Nungky Soeharyo. Keduanya merupakan perempuan dengan emosi cukup stabil. Usai dirampok dan dikuras isi ATM oleh perampok, korban melapor ke polisi dan masih sempat mencatat nomor lambung taksi.

"Jadi biasanya langsung syok sehingga lupa taksi apa yang ditumpangi, korban masih bisa tenang. Kami imbau penumpang mencocokan wajah sopir dengan identitas yang biasa ditempel di dalam taksi," kata Kapolsek Tebet Yopie Sepang.

Dari korban Nungky Soeharyo, dikuras uang tunai Rp 500.000, Blackberry curve, Nokia N93, Sony Ericsson W910, dan perhiasan seberat 15 gram. Serta uang penarikan paksa dari mesin ATM senilai Rp 10 juta. Sementara dari Udiyana dirampok perhiasan dan uang tunai senilai Rp 6 juta.

(Ari/ken)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel