Pesawat Air France Jatuh Tiba-tiba Dalam Hitungan Detik
Jumat, 03/07/2009 11:45 WIB
AFP
Paris
Pesawat Air France yang jatuh ke Lautan Atlantik bulan Juni lalu menukik turun dari langit begitu tiba-tiba. Saking mendadaknya, para penumpang dan kru tidak sempat mengambil jaket pelampung.
Demikian hasil temuan para investigator Prancis seperti dilansir harian Telegraph , Jumat (3/7/2009).
Dinyatakan bahwa pesawat Airbus yang mengangkut 228 orang itu turun dengan kecepatan tinggi dari ketinggian 35 ribu kaki hanya dalam hitungan detik. Pesawat naas itu jatuh dengan bagian perut pesawat lebih dulu menghamtam permukaan Lautan Atlantik.
Menurut para investigator, pesawat masih dalam keadaan utuh saat jatuh menghujam permukaan laut. Padahal sebelumnya diyakini bahwa pesawat telah lebih dulu meledak di udara sebelum jatuh.
"Pesawat tidak hancur saat terbang. Kelihatannya pesawat menghantam permukaan laut dalam posisi terbangnya dengan kecepatan vertikal yang kuat," kata Alain Bouillard, kepala investigator kecelakaan Air France.
Dikatakannya, jaket-jaket pelampung yang belum tersentuh ditemukan berserakan di lokasi kecelakaan tak lama setelah musibah itu.
Namun sebab-sebab jatuhnya pesawat belum bisa dipastikan. "Kami masih sangat jauh untuk mengetahui penyebab kecelakaan," tutur Bouillard. "Investigasi ini teka-teki besar," imbuhnya.
Kotak hitam pesawat hingga kini belum juga ditemukan. Padahal tanpa itu mustahil untuk bisa mengetahui penyebab jatuhnya pesawat. Dari 228 orang yang diangkut pesawat tersebut, hanya 51 jasad korban yang berhasil ditemukan. Tak ada yang selamat dalam tragedi ini.
(ita/nrl)
Demikian hasil temuan para investigator Prancis seperti dilansir harian Telegraph , Jumat (3/7/2009).
Dinyatakan bahwa pesawat Airbus yang mengangkut 228 orang itu turun dengan kecepatan tinggi dari ketinggian 35 ribu kaki hanya dalam hitungan detik. Pesawat naas itu jatuh dengan bagian perut pesawat lebih dulu menghamtam permukaan Lautan Atlantik.
Menurut para investigator, pesawat masih dalam keadaan utuh saat jatuh menghujam permukaan laut. Padahal sebelumnya diyakini bahwa pesawat telah lebih dulu meledak di udara sebelum jatuh.
"Pesawat tidak hancur saat terbang. Kelihatannya pesawat menghantam permukaan laut dalam posisi terbangnya dengan kecepatan vertikal yang kuat," kata Alain Bouillard, kepala investigator kecelakaan Air France.
Dikatakannya, jaket-jaket pelampung yang belum tersentuh ditemukan berserakan di lokasi kecelakaan tak lama setelah musibah itu.
Namun sebab-sebab jatuhnya pesawat belum bisa dipastikan. "Kami masih sangat jauh untuk mengetahui penyebab kecelakaan," tutur Bouillard. "Investigasi ini teka-teki besar," imbuhnya.
Kotak hitam pesawat hingga kini belum juga ditemukan. Padahal tanpa itu mustahil untuk bisa mengetahui penyebab jatuhnya pesawat. Dari 228 orang yang diangkut pesawat tersebut, hanya 51 jasad korban yang berhasil ditemukan. Tak ada yang selamat dalam tragedi ini.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
