Debat Capres
Yuddy Chrisnandi: Malam Ini 3 Gol Untuk JK
Jumat, 03/07/2009 05:05 WIB
Jakarta
Jika diibaratkan permainan sepak bola, Capres Jusuf Kalla berhasil mencetak tiga gol dalam menjebol gawang lawannya. JK juga dinilai mampu menghibur penonton sehingga beberapa kali penonton terlihat bertepuk tangan meskipun hal itu dilarang oleh moderator.
"Malam ini 3 gol untuk JK terhadap lawannya. Pertama tendangan beliau mengenai iklan satu putaran yang tidak demokratis, kedua iklan itu dinilai ilegal, ketiga masalah Andi Malarangeng yang rasialis," ujar Juru Bicara Tim Sukses JK Wiranto Yuddy Chrisnandi kepada detikcom, Kamis (2/7/2009).
Yuddy menilai jawaban tiga capres mengenai substansi sudah sangat baik. Namun, masalah substansi materi dalam acara debat capres tidak terlalu penting dibandingkan jawaban-jawaban yang menghibur.
"Substansi tidak terlau penting tapi bagaimana jawaban capres menjawab yang baik dan menghibur. Kalau kita perhatikan acara yang ditonton 80 juta rakyat Indonesia ini tidak memperhatikan substansinya, tapi cara menjawab dan keterampilannya," kata Yuddy.
Menurut Yuddy, dalam debat tersebut JK sangat mengetahui apa yang diinginkan oleh pemirsa. JK juga mengikuti pendapat-pendapat yang ada di internet mengenai tidak terlalu diperhatikannya substansi dan bagaimana menyenangkan penonton sehingga terhibur.
"JK melakukannya dengan baik. Buktinya banyak tepuk tangan padahal dilarang, berarti JK menghibur," pungkasnya.
(mpr/rdf)
"Malam ini 3 gol untuk JK terhadap lawannya. Pertama tendangan beliau mengenai iklan satu putaran yang tidak demokratis, kedua iklan itu dinilai ilegal, ketiga masalah Andi Malarangeng yang rasialis," ujar Juru Bicara Tim Sukses JK Wiranto Yuddy Chrisnandi kepada detikcom, Kamis (2/7/2009).
Yuddy menilai jawaban tiga capres mengenai substansi sudah sangat baik. Namun, masalah substansi materi dalam acara debat capres tidak terlalu penting dibandingkan jawaban-jawaban yang menghibur.
"Substansi tidak terlau penting tapi bagaimana jawaban capres menjawab yang baik dan menghibur. Kalau kita perhatikan acara yang ditonton 80 juta rakyat Indonesia ini tidak memperhatikan substansinya, tapi cara menjawab dan keterampilannya," kata Yuddy.
Menurut Yuddy, dalam debat tersebut JK sangat mengetahui apa yang diinginkan oleh pemirsa. JK juga mengikuti pendapat-pendapat yang ada di internet mengenai tidak terlalu diperhatikannya substansi dan bagaimana menyenangkan penonton sehingga terhibur.
"JK melakukannya dengan baik. Buktinya banyak tepuk tangan padahal dilarang, berarti JK menghibur," pungkasnya.
(mpr/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 21/05/2012 18:30 WIB
Bagaimana Bentuk 'Piramida' di Situs Gunung Padang?
-
Senin, 21/05/2012 18:35 WIB
Innova yang Dipakai Staf Kedutaan Inggris Hilang di Pondok Indah Mall
-
Senin, 21/05/2012 18:45 WIB
Tragis! 3 Orang Tewas Saat Mendaki Mount Everest
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,792.000
- Rp 6,100.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
