Ralat Berita
Mulyana Tidak Tahu Soal Dana Sigid ke Wiliardi
Kamis, 02/07/2009 21:34 WIB
Jakarta
Tersangka pembunuhan Direktur PT PRB Nasrudin Zulkarnaen, Sigid Haryo Wibisono, dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Atas jeratan itu, Sigid merasa keberatan.
"Karena menurut sudut pandang Pak Sigit dia tidak harus kena pasal itu. Dia merasa nggak ikut merencanakan," kata Pemimpin Redaksi Harian Merdeka, Mulyana W Kusuma.
Hal itu diungkapkan Mulyana seusai menjenguk Sigid di tahanan Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2009).
Sigid disebut-sebut sebagai pemodal dalam skenario pembunuhan Nasrudin. Menurut Mulyana, dirinya tidak tahu menahu soal itu.
"Yang saya kemukakan, sejauh sudah diberitakan di berbagai media, adalah pinjaman dari Bapak Sigid kepada WW tanpa mengetahui persis apakah melalui perusahaan atau tidak juga asal uang itu," ujarnya.
Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi tulisan sebelumnya yang memberitakan kalau Mulyana tahu uang yang digunakan Sigid adalah milik Koran Merdeka. Sigid sendiri pernah menjabat sebagai komisaris Koran Merdeka.
Lebih jauh Mulyana menjelaskan kondisi Sigid yang kurang baik. "Tadi kita bicarakan soal pilpres, satu putaran atau dua putaran. Itu saja, tidak ada soal kasusnya. Dia juga agak sedikit flu saja," lanjut Mulyana.
Mulyana sendiri mengaku terkejut saat Sigid ditangkap. Meski demikian, sebagai pemred, dirinya mengaku tetap memuat berita soal kasus yang menjerat bosnya itu. (mei/nrl)
"Karena menurut sudut pandang Pak Sigit dia tidak harus kena pasal itu. Dia merasa nggak ikut merencanakan," kata Pemimpin Redaksi Harian Merdeka, Mulyana W Kusuma.
Hal itu diungkapkan Mulyana seusai menjenguk Sigid di tahanan Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2009).
Sigid disebut-sebut sebagai pemodal dalam skenario pembunuhan Nasrudin. Menurut Mulyana, dirinya tidak tahu menahu soal itu.
"Yang saya kemukakan, sejauh sudah diberitakan di berbagai media, adalah pinjaman dari Bapak Sigid kepada WW tanpa mengetahui persis apakah melalui perusahaan atau tidak juga asal uang itu," ujarnya.
Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi tulisan sebelumnya yang memberitakan kalau Mulyana tahu uang yang digunakan Sigid adalah milik Koran Merdeka. Sigid sendiri pernah menjabat sebagai komisaris Koran Merdeka.
Lebih jauh Mulyana menjelaskan kondisi Sigid yang kurang baik. "Tadi kita bicarakan soal pilpres, satu putaran atau dua putaran. Itu saja, tidak ada soal kasusnya. Dia juga agak sedikit flu saja," lanjut Mulyana.
Mulyana sendiri mengaku terkejut saat Sigid ditangkap. Meski demikian, sebagai pemred, dirinya mengaku tetap memuat berita soal kasus yang menjerat bosnya itu. (mei/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 18:58 WIB
Lulus 100%, Siswa SMAN 3 Semarang Bersepeda Keliling Kota
-
Sabtu, 26/05/2012 17:59 WIB
130 Siswa SMA dan SMK di Sumsel Tak Lulus UN
-
Sabtu, 26/05/2012 17:41 WIB
Corby Tak Layak Dibarter dengan Anak Indonesia yang Ditahan di Australia
-
Sabtu, 26/05/2012 17:14 WIB
Lulus UN, Siswa SMK I Pekanbaru Sujud Syukur
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
