Inggris Serukan Pembebasan 4 Staf Kedubes yang Ditahan Iran
Rabu, 01/07/2009 10:53 WIB
Reuters
London
Pemerintah Inggris menyerukan pembebasan segera staf Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris yang ditahan otoritas Iran.
Seruan itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris David Miliband seperti dilansir kantor berita Reuters , Rabu (1/7/2009).
Otoritas Iran telah menahan 9 staf Kedubes Inggris di Teheran. Mereka dituduh terlibat dalam aksi protes jalanan yang marak di Iran setelah pemilihan presiden 12 Juni lalu.
Pemerintah Inggris menolak tuduhan itu. Dari sembilan staf tersebut, lima di antaranya telah dibebaskan. Namun empat staf lagi masih ditahan.
"Kami sangat prihatin akan penahanan beberapa staf lokal kami di Teheran. Ini gangguan dan intimidasi yang tidak bisa diterima," kata Miliband pada parlemen Inggris.
Dikatakan Miliband, dirinya dan Menlu Iran Manouchehr Mottaki telah sepakat dalam pembicaraan telepon Senin, 29 Juni lalu bahwa resolusi cepat dibutuhkan dalam kasus ini.
"Saya telah menyampaikan dengan sangat jelas dan Mottaki paham serta merespons ini, bahwa kami berharap Kementerian Luar Negeri terlibat aktif dalam pembebasan staf yang masih ditahan," pungkas Miliband.
Pemerintah Iran menuduh Inggris dan AS mencampuri urusan dalam negerinya dan memprovokasi kerusuhan usai pilpres Iran. Pemerintah Inggris dan AS telah membantah tuduhan tersebut.
(ita/nrl)
Seruan itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris David Miliband seperti dilansir kantor berita Reuters , Rabu (1/7/2009).
Otoritas Iran telah menahan 9 staf Kedubes Inggris di Teheran. Mereka dituduh terlibat dalam aksi protes jalanan yang marak di Iran setelah pemilihan presiden 12 Juni lalu.
Pemerintah Inggris menolak tuduhan itu. Dari sembilan staf tersebut, lima di antaranya telah dibebaskan. Namun empat staf lagi masih ditahan.
"Kami sangat prihatin akan penahanan beberapa staf lokal kami di Teheran. Ini gangguan dan intimidasi yang tidak bisa diterima," kata Miliband pada parlemen Inggris.
Dikatakan Miliband, dirinya dan Menlu Iran Manouchehr Mottaki telah sepakat dalam pembicaraan telepon Senin, 29 Juni lalu bahwa resolusi cepat dibutuhkan dalam kasus ini.
"Saya telah menyampaikan dengan sangat jelas dan Mottaki paham serta merespons ini, bahwa kami berharap Kementerian Luar Negeri terlibat aktif dalam pembebasan staf yang masih ditahan," pungkas Miliband.
Pemerintah Iran menuduh Inggris dan AS mencampuri urusan dalam negerinya dan memprovokasi kerusuhan usai pilpres Iran. Pemerintah Inggris dan AS telah membantah tuduhan tersebut.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
