Isu Teh Botol Beracun
Sosro Bersedia Cabut Pengaduan Terhadap Blogger
Selasa, 30/06/2009 16:04 WIB
Foto: Ilustrasi
Jakarta
Isu lewat email bahwa Teh Botol Sosro mengandung bahan berbahaya dan bisa menyebabkan kematian, hanya ulah iseng seorang mahasiswa. Meski mengaku mengalami kerugian materiil, pihak Teh Botol Sosro tidak keberatan mencabut pengaduannya atas kasus tersebut di Polda Metro Jaya.
"Asalkan dia minta maaf dan menyatakan menyesal. Itu harus di tulis di blog dia," ujar staf marketing PT Sinar Sosro, Alex Rumondor, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (30/6/2009).
Kedatangannya ke Mapolda Metro Jaya terkait dengan pemeriksaan terhadap Hariadhi oleh jajaran reserse kriminal umum. Hariadhi adalah blogger penulis kabar bahwa Teh Botol Sosro mengandung bahan kimia hydroxillic accid yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian.
Menurut Alex, mahasiswa IKJ tersebut mengaku hanya iseng saja menulis informasi tersebut dalam blog. Kepada dirinya dan polisi yang memeriksanya, Hariadhi mengaku motivasinya menulis hanya untuk sekadar menguji dampak marketing.
"Dia mengaku sedang belajar. Kita bisa mencabut laporan bila dia minta maaf dan menyatakan menyesal," ujar Alex.
Atas informasi yang menyebar lewat blog tersebut, Alex mengaku perusahaanya mengalami kerugian. Banyak calon konsumen yang mempertanyakan kebenaranya bahkan beberapa pemesan sampai membatalkan pesanannya .
"Padahal hydroxillic accid itu nama lain untuk air. Kalau di Jawa disebut banyu, di Sunda disebut cai," jelasnya.
(lh/nrl)
"Asalkan dia minta maaf dan menyatakan menyesal. Itu harus di tulis di blog dia," ujar staf marketing PT Sinar Sosro, Alex Rumondor, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (30/6/2009).
Kedatangannya ke Mapolda Metro Jaya terkait dengan pemeriksaan terhadap Hariadhi oleh jajaran reserse kriminal umum. Hariadhi adalah blogger penulis kabar bahwa Teh Botol Sosro mengandung bahan kimia hydroxillic accid yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian.
Menurut Alex, mahasiswa IKJ tersebut mengaku hanya iseng saja menulis informasi tersebut dalam blog. Kepada dirinya dan polisi yang memeriksanya, Hariadhi mengaku motivasinya menulis hanya untuk sekadar menguji dampak marketing.
"Dia mengaku sedang belajar. Kita bisa mencabut laporan bila dia minta maaf dan menyatakan menyesal," ujar Alex.
Atas informasi yang menyebar lewat blog tersebut, Alex mengaku perusahaanya mengalami kerugian. Banyak calon konsumen yang mempertanyakan kebenaranya bahkan beberapa pemesan sampai membatalkan pesanannya .
"Padahal hydroxillic accid itu nama lain untuk air. Kalau di Jawa disebut banyu, di Sunda disebut cai," jelasnya.
(lh/nrl)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:41 WIB
Corby Tak Layak Dibarter dengan Anak Indonesia yang Ditahan di Australia
-
Sabtu, 26/05/2012 17:14 WIB
Lulus UN, Siswa SMK I Pekanbaru Sujud Syukur
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:42 WIB
Bandar Sabu Diciduk di Area Gedung Lembaga Sensor Film
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
