Protes Kekerasan, Wartawan Demo Tuntut SBY-Boediono Minta Maaf
Sabtu, 27/06/2009 12:20 WIB
Jakarta
Sedikitnya 60 wartawan demo di kantor DPP Partai Demokrat (PD) memprotes aksi kekerasan kader Partai Demokrat terhadap wartawan Sinar Harapan, Odeo Data Hermina Julia Vanduk, saat meliput kampanye Cawapres Boediono di Papua. Wartawan membakar bendera PD dan kaos SBY-Boediono.
Wartawan yang tergabung dalam Poros Wartawan Jakarta ini menyambangi kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Sabtu (27/6/2009) pukul 11.00 WIB.
Wartawan membentangkan spanduk dan poster bertuliskan "Penindasan pada wartawan adalah awal penindasan pada rakyat", "SBY jangan diam saja", "Partai Demokrat jangan lari dari tanjung jawab."
Mereka juga membakar bendera Partai Demokrat, kaos yang bergambar SBY-Boediono.
"Kami minta Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY dan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo meminta maaf secara terbuka di media massa. Kami juga meminta Polri mengusut kasus ini," kata koordinator Poros Wartawan Jakarta, Wahyu Widodo, dalam orasinya.
Menurut dia, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kader Partai Demokrat, Rudolf, terhadap wartawati Sinar Harapan yang meliput kampanye Boediono di Papua bertolak belakang dengan SBY yang berkomitmen untuk menghapus kriminalisasi pers, mengedepankan kampanye bermartabat.
Aksi masih berlangsung damai dan jajaran pengurus Partai Demokrat belum menerima perwakilan wartawan untuk bernegosiasi. Aksi ini dijaga puluhan aparat dari Polres Jakarta Timur.
(aan/djo)
Wartawan yang tergabung dalam Poros Wartawan Jakarta ini menyambangi kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Sabtu (27/6/2009) pukul 11.00 WIB.
Wartawan membentangkan spanduk dan poster bertuliskan "Penindasan pada wartawan adalah awal penindasan pada rakyat", "SBY jangan diam saja", "Partai Demokrat jangan lari dari tanjung jawab."
Mereka juga membakar bendera Partai Demokrat, kaos yang bergambar SBY-Boediono.
"Kami minta Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY dan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo meminta maaf secara terbuka di media massa. Kami juga meminta Polri mengusut kasus ini," kata koordinator Poros Wartawan Jakarta, Wahyu Widodo, dalam orasinya.
Menurut dia, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kader Partai Demokrat, Rudolf, terhadap wartawati Sinar Harapan yang meliput kampanye Boediono di Papua bertolak belakang dengan SBY yang berkomitmen untuk menghapus kriminalisasi pers, mengedepankan kampanye bermartabat.
Aksi masih berlangsung damai dan jajaran pengurus Partai Demokrat belum menerima perwakilan wartawan untuk bernegosiasi. Aksi ini dijaga puluhan aparat dari Polres Jakarta Timur.
(aan/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 05:18 WIB
Jalur Contra Flow Diperpanjang Hingga Depan Carrefour Cawang
-
Kamis, 24/05/2012 05:05 WIB
Lawan Arus, Pemotor di Makassar Ditabrak Truk Hingga Tewas
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Kamis, 24/05/2012 04:04 WIB
8 Jenazah WN Rusia Korban Sukhoi Dipulangkan dengan Ilyushin
-
Kamis, 24/05/2012 05:05 WIB
Lawan Arus, Pemotor di Makassar Ditabrak Truk Hingga Tewas
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
211 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,049.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
