Kasus Salah Tembak
Dua Perwira Poltabes Pekanbaru Dicopot
Kamis, 25/06/2009 12:31 WIB
Pekanbaru
Kasus salah tembak yang menewaskan Edikson Sianturi akhirnya berbuntut pencopotan dua perwira Poltabes Pekanbaru dari jabatannya. Di sisi lain, penyidikan kasus ini tetap dilanjutkan oleh Propam Polda Riau.
Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli, saat dihubungi detikcom, Kamis (25/06/2009). Menurutnya, mereka yang dicopot itu adalah, Wakasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, AKP Wawan dan Kapolsek Rambah Rokan Hulu, AKPCB Nainggolan.
Selain dua perwira ini, Polda Riau juga mencopot jabatan lima bintara, empat di antaranya anggota Poltabes Pekanbaru dan satu bintara Polres Siak.
"Walau mereka telah dicopot dari jabatan, namun kasus salah tembak ini penyidikannya masih tetap berlanjut di Propam Polda Riau," kata Zulkifli.
Pencopotan jabatan ini bermula dari tim Reskrim Poltabes Pekanbaru dan Polres Siak yang akan menangkap Anggiat Hutagaol, DPO perampokan PT Bangkinang pabrik karet di Pekanbaru pada 22 Mei lalu. Saat penggerebekan polisi tidak mengenali wajah Anggiat.
Saat tim melakukan penggerebakn di warung kopi, Pasar Minggu, Kandis, Kab Siak, Edikson Sianturi keluar dari warung itu. Namun dia kemudian lari karena takut dengan kedatangan polisi yang melepaskan tembakan ke udara.
Apesnya, polisi langsung menembaknya. Timah panas mengeai belakang kepala dan tembus ke wajah Edison. Pria malang itu pun tewas di tempat.
Polda Riau sempat membantah melakukan salah tembak. Mereka yakin Edikson adalah anggota komplotan perampok yang masih satu gank dengan Anggiat Hutagaol. Malah polisi mengaku menemukan senjata api di pinggang korban.
(cha/djo)
Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli, saat dihubungi detikcom, Kamis (25/06/2009). Menurutnya, mereka yang dicopot itu adalah, Wakasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, AKP Wawan dan Kapolsek Rambah Rokan Hulu, AKPCB Nainggolan.
Selain dua perwira ini, Polda Riau juga mencopot jabatan lima bintara, empat di antaranya anggota Poltabes Pekanbaru dan satu bintara Polres Siak.
"Walau mereka telah dicopot dari jabatan, namun kasus salah tembak ini penyidikannya masih tetap berlanjut di Propam Polda Riau," kata Zulkifli.
Pencopotan jabatan ini bermula dari tim Reskrim Poltabes Pekanbaru dan Polres Siak yang akan menangkap Anggiat Hutagaol, DPO perampokan PT Bangkinang pabrik karet di Pekanbaru pada 22 Mei lalu. Saat penggerebekan polisi tidak mengenali wajah Anggiat.
Saat tim melakukan penggerebakn di warung kopi, Pasar Minggu, Kandis, Kab Siak, Edikson Sianturi keluar dari warung itu. Namun dia kemudian lari karena takut dengan kedatangan polisi yang melepaskan tembakan ke udara.
Apesnya, polisi langsung menembaknya. Timah panas mengeai belakang kepala dan tembus ke wajah Edison. Pria malang itu pun tewas di tempat.
Polda Riau sempat membantah melakukan salah tembak. Mereka yakin Edikson adalah anggota komplotan perampok yang masih satu gank dengan Anggiat Hutagaol. Malah polisi mengaku menemukan senjata api di pinggang korban.
(cha/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 05:05 WIB
Lawan Arus, Pemotor di Makassar Ditabrak Truk Hingga Tewas
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Rabu, 23/05/2012 23:20 WIB
Ari Sigit Hadirkan Kurator Sebagai Saksi Penggelapan
-
Kamis, 24/05/2012 04:04 WIB
8 Jenazah WN Rusia Korban Sukhoi Dipulangkan dengan Ilyushin
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
210 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
