detikcom

Dokter Kecantikan Palsu

Tarifnya Jutaan, Obatnya Beli di Kaki Lima

Deden Gunawan - detikNews
Rabu, 24/06/2009 16:21 WIB
Asmari (Foto: Andi S/detikcom)
Jakarta Mobil Avanza berwarna perak tersebut selalu mendampingi Asmari alias Mery. Dengan mobil itu Mery selalu ditemani asistennya Firdha dan Ailin saat mendatangi ratusan pasiennya yang ada di Jabotabek.

Para pasiennya, selain dari kalangan selebriti, juga terdiri dari istri-istri pejabat. Mery yang mengaku jebolan sekolah kecantikan di Thailand itu mulai berpraktik sejak 2002. Ia tidak punya tempat khusus untuk berpraktek. Karena semua layanan yang diberikannya door to door. Aktivitas prakteknya dilakukan di rumah pasiennya masing-masing.

Menurut Kasatserse Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Subandi, peralatan yang dibawa Merry untuk berpraktek tidak seberapa banyak. Dalam setiap praktek, Mery hanya membawa tas travel berukuran sedang yang berisi peralatan suntik, aneka vitamin serta obat-obat kecantikan.

"Alat-alatnya sangat sederhana. Tapi herannya para pelanggannya mau membayarnya hingga puluhan juta rupiah kepada pelaku," jelas Subandi.

Meski alat-alatnya tergolong sederhana, tapi Mery siap menangani semua problem kecantikan yang dialami kaum hawa. Entah itu pengencangan dan pembesaran payudara, bikin montok bokong atau sekadar mempercantik kulit wajah.

Tapi menurut Agnes, salah satu pelanggan Mery, umumnya para pasien tertarik pengobatan Mery, karena ongkosnya disesuaikan keadaan pasien. Kalau pasiennya dari kalangan biasa, harga yang diketoknya relatif murah. Tapi kalau pasiennya dilihat tajir, harganya jadi lebih tinggi.

"Jadi besar kecilnya harga bukan berdasarkan pengobatan, melainkan kondisi keuangan pasien," jelas Agnes, lajang berusia 31 tahun yang berprofesi sebagai model.

Diakui Agnes, perangai Mery yang pandai bicara dan meyakinkan orang membuat Mery banyak pelanggannya.

Jangan heran bila dalam sehari paling tidak Mery mampu menangani 5 sampai 6 pelanggan yang tersebar di Jabodetabek. Bukan itu saja pasien Mery juga tersebar di Bandung, Semarang hingga Surabaya.

"Dalam sehari saya bisa melayani 4 hingga 6 pasien. Tapi tergantung jarak rumahnya. Kalau berjauhan atau di luar kota paling 1 atau 2 pasien saja," ujar Mery di hadapan penyidik.

Tapi siapa sangka kalau Mery bukanlah lulusan sekolah kecantikan di Thailand seperti yang ia gembar-gemborkan kepada pasiennya. Saat diinterogasi polisi, Mery mengaku hanya lulusan sekolah dasar (SD).

Diakui Mery, dirinya bisa melakukan pengobatan serta perawatan kecantikan secara otodidak. Semua alat-alat perawatan serta obat-obatan dibelinya di apotik. Bahkan menurut seorang penyidik, beberapa jenis obat, ada yang dibeli di toko obat kaki lima di Pasar Pramuka, Jakarta Timur.

Sementara untuk dosis dan cara pemakaian, Mery cukup melihat dari buku atau majalah kecantikan.

"Tapi kan selama ini nggak ada yang komplain. Jadi saya pikir tidak masalah," ujar Mery singkat.

Alhasil, meski tidak punya latarbelakang sekolah kedokteran atau perawat kecantikan, Mery berpraktek seperti layaknya ahli kecantikan.

Diutarakan Mery, para pelanggan umumnya banyak yang meminta disuntik silikon serta pemutihan kulit. Kalau untuk membesar bokong atau payudara paling hanya beberapa pasien saja.

Yang pasti, dengan modal yang tidak seberapa, Mery mampu meraup uang puluhan juta rupiah dari para pasiennya. Tidak heran dalam waktu singkat Mery mampu membeli rumah mewah di Megapolitan Cinere, Depok. Sebelumnya, Mery tinggal di sebuah rumah kecil di kawasan Jakarta Barat.

Tapi bisnis pengobatan ilegal Mery tampaknya harus berhenti sampai di sini. Sebab sekarang pria yang bibirnya di suntik silikon itu, harus meringkuk di penjara karena dilaporkan salah seorang pasiennya.

Selama setahun, Mery dicari-cari polisi. Mery akhirnya dapat dibekuk polisi 19 Juni lalu, saat akan menyuntik silikon di wilayah Mampang, Jakarta Selatan.

(ddg/iy)

Dapatkan ulasan lengkap mengenai laporan & investigasi Majalah Detik melalui iPad dan Android tablet Anda
     

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Laporan KhususTerbaru Indeks Laporan Khusus »
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel