Obama Akan Kirim Dubes AS ke Suriah
Rabu, 24/06/2009 13:23 WIB
AFP
Washington
Presiden AS Barack Obama memutuskan untuk mengirimkan kembali Duta Besar (Dubes) AS ke Suriah. Ini terjadi setelah empat tahun Dubes AS ditarik dari Suriah.
Departemen Luar Negeri (Deplu) AS telah memberitahu Dubes Suriah untuk AS Imad Mustafa, mengenai keputusan Obama tersebut.
Demikian disampaikan seorang pejabat senior pemerintahan Obama kepada media AS, Washington Post dan dilansir kantor berita Reuters , Rabu (24/6/2009).
Menurut Washington Post, dengan mengirimkan kembali Dubes AS ke Suriah, Obama berupaya untuk memainkan peran yang lebih besar bagi AS di wilayah itu. Ini sejalan dengan upaya Obama untuk memperbaiki hubungan AS dengan dunia Islam dan Arab di Timur Tengah.
Pengumuman soal penunjukkan Dubes AS untuk Suriah akan dilakukan beberapa hari lagi. Sejauh ini belum diketahui siapa yang akan terpilih untuk jabatan tersebut.
Washington menarik Dubesnya dari Suriah pada tahun 2005 sebagai protes atas pembunuhan mantan Perdana Menteri Libanon Rafik al-Hariri.
Hasil laporan awal penyelidikan PBB menunjukkan bahwa beberapa pejabat Suriah dan Libanon terlibat dalam pembunuhan itu.
Hubungan antara Suriah dan AS mulai membaik setelah Obama terpilih menjadi presiden AS. Namun pemerintah Suriah masih tetap dikenai sanksi AS. Sanksi itu sebagian karena apa yang disebut AS sebagai peran Suriah dalam membantu para gerilyawan menyusup ke Irak.
(ita/iy)
Departemen Luar Negeri (Deplu) AS telah memberitahu Dubes Suriah untuk AS Imad Mustafa, mengenai keputusan Obama tersebut.
Demikian disampaikan seorang pejabat senior pemerintahan Obama kepada media AS, Washington Post dan dilansir kantor berita Reuters , Rabu (24/6/2009).
Menurut Washington Post, dengan mengirimkan kembali Dubes AS ke Suriah, Obama berupaya untuk memainkan peran yang lebih besar bagi AS di wilayah itu. Ini sejalan dengan upaya Obama untuk memperbaiki hubungan AS dengan dunia Islam dan Arab di Timur Tengah.
Pengumuman soal penunjukkan Dubes AS untuk Suriah akan dilakukan beberapa hari lagi. Sejauh ini belum diketahui siapa yang akan terpilih untuk jabatan tersebut.
Washington menarik Dubesnya dari Suriah pada tahun 2005 sebagai protes atas pembunuhan mantan Perdana Menteri Libanon Rafik al-Hariri.
Hasil laporan awal penyelidikan PBB menunjukkan bahwa beberapa pejabat Suriah dan Libanon terlibat dalam pembunuhan itu.
Hubungan antara Suriah dan AS mulai membaik setelah Obama terpilih menjadi presiden AS. Namun pemerintah Suriah masih tetap dikenai sanksi AS. Sanksi itu sebagian karena apa yang disebut AS sebagai peran Suriah dalam membantu para gerilyawan menyusup ke Irak.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 05:05 WIB
Lawan Arus, Pemotor di Makassar Ditabrak Truk Hingga Tewas
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Rabu, 23/05/2012 23:20 WIB
Ari Sigit Hadirkan Kurator Sebagai Saksi Penggelapan
-
Kamis, 24/05/2012 04:04 WIB
8 Jenazah WN Rusia Korban Sukhoi Dipulangkan dengan Ilyushin
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
210 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
