Dokter Palsu Penyuntik Silikon
YLKI Minta Peredaran Silikon Diperketat
Selasa, 23/06/2009 18:15 WIB
Dokter palsu Asmari
Jakarta
Banyaknya korban dokter palsu, Asmari (45) yang yang menyuntikan silikon
membuat masyarakat prihatin. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)
mendesak pemerintah untuk memperketat peredaran silikon serta zat kimia
lainnya.
"Yang harus diatur adalah tata niaga peredaran silikon. Itukan obat
berbahaya. Jangan sampai cuma lulusan SD tapi bisa membeli dengan bebas,"
kata Ketua YLKI Huzna Gustiana Zahir saat dihubungi detikcom , Selasa (23/6/2009).
Dia menilai, setiap peredaran silikon, alat suntik, vitamin yang disuntikkan ke dalam tubuh serta zat kimia harus terpantau oleh dinas terkait. Pihak yang membeli harus bisa menunjukan surat izin menggunakan alat-alat tersebut. Sehingga silikon dan sebagainya bisa terkontrol dan dipertanggungjawabkan peredarannya.
"Salon kecantikan pun tak boleh menyuntikkan. Hanya dokter dan yang punya izin praktek yang boleh," tambahnya.
Menanggapi banyaknya korban yang telah di suntik Asmari, YLKI meminta para
korban untuk menceritakannya ke publik. Meski para korban tak sedikit dari
kalangan artis, istri pejabat publik serta istri pengusaha, tetapi pengakuan para korban akan menjadi peringatan bagi masyarakat lainnya.
"Jangan sampai kasus tersebut terulang," pungkasnya.
(asp/nwk)
membuat masyarakat prihatin. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)
mendesak pemerintah untuk memperketat peredaran silikon serta zat kimia
lainnya.
"Yang harus diatur adalah tata niaga peredaran silikon. Itukan obat
berbahaya. Jangan sampai cuma lulusan SD tapi bisa membeli dengan bebas,"
kata Ketua YLKI Huzna Gustiana Zahir saat dihubungi detikcom , Selasa (23/6/2009).
Dia menilai, setiap peredaran silikon, alat suntik, vitamin yang disuntikkan ke dalam tubuh serta zat kimia harus terpantau oleh dinas terkait. Pihak yang membeli harus bisa menunjukan surat izin menggunakan alat-alat tersebut. Sehingga silikon dan sebagainya bisa terkontrol dan dipertanggungjawabkan peredarannya.
"Salon kecantikan pun tak boleh menyuntikkan. Hanya dokter dan yang punya izin praktek yang boleh," tambahnya.
Menanggapi banyaknya korban yang telah di suntik Asmari, YLKI meminta para
korban untuk menceritakannya ke publik. Meski para korban tak sedikit dari
kalangan artis, istri pejabat publik serta istri pengusaha, tetapi pengakuan para korban akan menjadi peringatan bagi masyarakat lainnya.
"Jangan sampai kasus tersebut terulang," pungkasnya.
(asp/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 10:39 WIB
Isu Pencapresan Ani Yudhoyono Tunjukkan PD Tak Solid
-
Sabtu, 26/05/2012 10:38 WIB
Presiden SBY Jalan Santai di Borobudur
-
Sabtu, 26/05/2012 10:32 WIB
Ini Kronologi Penembakan 2 Satpam IPB oleh Maling Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:30 WIB
Polisi Pelajari Proyektil Peluru yang Ditembakkan Pencuri Motor di IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 10:22 WIB
SBY Diyakini Akan Pegang Ucapannya, Ani Yudhoyono Tak Akan Maju di 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 10:00 WIB
5 Tersangka Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Kelasi Arifin
-
Sabtu, 26/05/2012 10:22 WIB
SBY Diyakini Akan Pegang Ucapannya, Ani Yudhoyono Tak Akan Maju di 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:04 WIB
Polisi Buat Sketsa Pencuri Motor yang Tembak Mati 2 Satpam IPB
-
277 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
