detikcom

Sarkozy: Pakaian Bercadar Tidak Diterima di Prancis

Indra Subagja - detikNews
Selasa, 23/06/2009 00:46 WIB
foto: AFP
Paris Presiden Prancis Nicolas Sarkozy kembali membuat pernyataan mengenai pakain burka atau cadar. Menurutnya jenis pakaian seperti itu tidak cocok dengan nilai sekuler di Prancis.

"Kita tidak dapat menerima bila perempuan di negara kita seperti tahanan di balik jaring, dan dipotong dari segala pergaulan sosial. Itu bukan ide seperti yang bisa diterima bagi takdir wanita di Prancis," jelas Sarkozy seperti dikutip AFP, Senin (22/6/2009).

Menurut Sarkozy cadar bukan simbol agama melainkan simbol ketundukan. "Itu tidak bisa diterima di wilayah Prancis," jelas Sarkozi dalam pidatonya di hadapan para penyusun kebijakan.

Pidato Sarkozy ini datang setelah 2 minggu lalu, dia bertemu Presiden AS Barack Obama, di mana pembicaraan yang dilakukan yakni mengenai semestinya negara mengatur pakaian umat beragama. Hal ini pun mengundang kontroversi di Eropa.
(ndr/)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini