Mendagri: Daerah Pemekaran yang Tidak Berkembang Harus Digabung
Kamis, 18/06/2009 18:18 WIB
dok detikcom
Pekanbaru
Pemekaran daerah tidak semuanya dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Bagi daerah pemekaran yang tidak bisa berkembang untuk mensejahtrakan rakyat, dengan sendirinya akan segera digabungkan ke daerah induknya.
Hal itu disampaikan Mendagri Mardiyanto usai membuka Seminar Regional Grand Strategy Penataan Daerah (GSPD) Wilayah Barat di Gedung Daerah Pemprov Riau , Jl Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (17/6/2009). Acara ini diikuti 17 Gubernur se-Sumatera, Jawa, dan Bali.
Mendagri menjelaskan, sampai saat ini ada 20 usulan pemekaran baru yang diajukan melalui DPR RI. Dalam tahun ini akan dilakukan evaluasi terhadap daerah-daerah pemekaran.
Evaluasi tersebut meliputi dua aspek, yakni teknis dan non teknis. Teknis meliputi kemampuan daerah, administrasi dan ketercukupan wilayah. Sementara aspek nonteknis berupa aspirasi masyarakat.
"Pemekaran daerah sudah banyak dilakukan kajian, pada umumnya daerah-daerah pemekaran baru mengalami kompleksitas masalah. Kondisi itulah yang akan kita evaluasi," tuturnya.
Mardiyanto menegaskan, bagi daerah pemekaran yang tidak dapat berkembang dalam jangka dua tahun, harus digabung dengan daerah lainnya. Kondisi daerah pemekaran yang tidak berkembang tidak bisa dibiarkan terus menerus.
"Kita memberikan waktu dua tahun, jika tidak bisa berkembang juga maka daerah seperti itu harus digabung kembali," kata Mardiyanto.
(cha/djo)
Hal itu disampaikan Mendagri Mardiyanto usai membuka Seminar Regional Grand Strategy Penataan Daerah (GSPD) Wilayah Barat di Gedung Daerah Pemprov Riau , Jl Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (17/6/2009). Acara ini diikuti 17 Gubernur se-Sumatera, Jawa, dan Bali.
Mendagri menjelaskan, sampai saat ini ada 20 usulan pemekaran baru yang diajukan melalui DPR RI. Dalam tahun ini akan dilakukan evaluasi terhadap daerah-daerah pemekaran.
Evaluasi tersebut meliputi dua aspek, yakni teknis dan non teknis. Teknis meliputi kemampuan daerah, administrasi dan ketercukupan wilayah. Sementara aspek nonteknis berupa aspirasi masyarakat.
"Pemekaran daerah sudah banyak dilakukan kajian, pada umumnya daerah-daerah pemekaran baru mengalami kompleksitas masalah. Kondisi itulah yang akan kita evaluasi," tuturnya.
Mardiyanto menegaskan, bagi daerah pemekaran yang tidak dapat berkembang dalam jangka dua tahun, harus digabung dengan daerah lainnya. Kondisi daerah pemekaran yang tidak berkembang tidak bisa dibiarkan terus menerus.
"Kita memberikan waktu dua tahun, jika tidak bisa berkembang juga maka daerah seperti itu harus digabung kembali," kata Mardiyanto.
(cha/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Rabu, 23/05/2012 23:20 WIB
Ari Sigit Hadirkan Kurator Sebagai Saksi Penggelapan
-
Rabu, 23/05/2012 23:01 WIB
Popularitas, Materi & Kekuasaan Tak Cukup untuk Jadi Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 04:04 WIB
8 Jenazah WN Rusia Korban Sukhoi Dipulangkan dengan Ilyushin
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
209 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
