Mensos: Kalau Saya Punya Lapindo Sudah Lari ke Malaysia
Kamis, 18/06/2009 17:00 WIB
Jakarta
Mensos Bachtiar Chamsyah bicara seputar ganti rugi bagi korban lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. Jika jadi pemilik perusahaan, Bachtiar akan memilih lari ke Malaysia lantaran tidak sanggup membayarnya.
"Saya berterima kasih masih ada perusahaan nasional yang mau mengganti rugi. Kalau saya yang punya perusahaan, mungkin saya sudah lari ke Malaysia. Tidak sanggup saya melunasinya," kata Bachtiar.
Hal ini disampaikan dia saat rapat dengar pendapat antara DPR dengan Tim Pengawas dan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo, Dewan Pengarah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo, Lapindo Brantas, dan Minarak Lapindo Jaya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2009).
Dikatakan dia, keputusan MA menyatakan peristiwa tersebut bukan human error. Tetapi, fenomena alam.
"Apakah dana yang harus diganti Lapindo, harus diganti pemerintah. Saya bertanya pada salah satu petinggi Bakrie, beliau menjawab apa yang sudah kami lakukan itu adalah sumbangsih kami bagi masyarakat. Dan, apa yang kami janjikan tetap menjadi komitmen kami dan akan tetap kami teruskan," papar politisi PPP ini.
Untuk menangani masalah ini, lanjut dia, diperlukan dana sekitar Rp 2,3 triliun. "Kalau itu yang terjadi maka total pengeluaran Lapindo mencapai Rp 10 triliun. Itu bukan jumlah yang sedikit. Pertanyaannya, apa yang akan kita lakukan terhadap perusahaan yang mengeluarkan Rp 10 triliun ini. Ini mengusik perasaan saya," ujar Bachtiar.
(aan/iy)
"Saya berterima kasih masih ada perusahaan nasional yang mau mengganti rugi. Kalau saya yang punya perusahaan, mungkin saya sudah lari ke Malaysia. Tidak sanggup saya melunasinya," kata Bachtiar.
Hal ini disampaikan dia saat rapat dengar pendapat antara DPR dengan Tim Pengawas dan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo, Dewan Pengarah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo, Lapindo Brantas, dan Minarak Lapindo Jaya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2009).
Dikatakan dia, keputusan MA menyatakan peristiwa tersebut bukan human error. Tetapi, fenomena alam.
"Apakah dana yang harus diganti Lapindo, harus diganti pemerintah. Saya bertanya pada salah satu petinggi Bakrie, beliau menjawab apa yang sudah kami lakukan itu adalah sumbangsih kami bagi masyarakat. Dan, apa yang kami janjikan tetap menjadi komitmen kami dan akan tetap kami teruskan," papar politisi PPP ini.
Untuk menangani masalah ini, lanjut dia, diperlukan dana sekitar Rp 2,3 triliun. "Kalau itu yang terjadi maka total pengeluaran Lapindo mencapai Rp 10 triliun. Itu bukan jumlah yang sedikit. Pertanyaannya, apa yang akan kita lakukan terhadap perusahaan yang mengeluarkan Rp 10 triliun ini. Ini mengusik perasaan saya," ujar Bachtiar.
(aan/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Rabu, 23/05/2012 23:20 WIB
Ari Sigit Hadirkan Kurator Sebagai Saksi Penggelapan
-
Rabu, 23/05/2012 23:01 WIB
Popularitas, Materi & Kekuasaan Tak Cukup untuk Jadi Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 04:04 WIB
8 Jenazah WN Rusia Korban Sukhoi Dipulangkan dengan Ilyushin
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
209 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
