Ledakan Tambang Batu Bara di Sumbar Diduga Akibat Arus Pendek
Rabu, 17/06/2009 16:56 WIB
AFP
Padang
Insiden ledakan tambang batu bara di Bukit Bual, perbatasan Kota Sawahlunto dengan Kabupaten Sijunjung menelan puluhanan korban jiwa. Diduga, peristiwa itu akibat adanya hubungan arus pendek dari peralatan listrik di dalam lubang tambang.
"Itu hasil analisa sementara yang kita dapatkan setelah mengamati langsung ke lokasi kejadian. Sedikit saja percikan api dalam ruangan dengan konsentrasi gas metan tinggi, sudah cukup untuk membuat ledakan besar," ujar Manajer Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumatera Barat, Ade Edward, kepada detikcom melalui telepon, Rabu (17/6/2009).
Secara teknis, menurut dia, sebelum memasuki lubang tambang kandungan gas metan di dalamnya harus dikurangi lebih dulu dengan menggunakan blower sampai kandungan gas metan di dalam lubang tersebut berada di titik aman untuk aktivitas pertambangan. Penggunaan blower merupakan bagian dari sistem kerja pertambangan yang wajib digunakan untuk menciptakan sirkulasi udara.
"Penggunaan peralatan itu tidak dapat ditawar-tawar, apalagi pada tambang dalam batu bara dengan galian mencapai 100 meter di dalam permukaan tanah," ujarnya.
Sejauh ini, menurut dia, pihaknya belum dapat menyimpulkan lebih jauh bagaimana ledakan yang menewaskan sedikitnya 30 pekerja tambang itu terjadi. Namun, berdasarkan hasil analisa sementara, tingginya kandungan gas metan dan bermasalahnya peralatan genset yang digunakan pekerja tambang menjadi titik awal timbulnya insiden tersebut.
"Kita menduga, genset yang digunakan para pekerja itu bermasalah sehingga menyebabkan blower tidak jalan. Kalau blower tidak jalan maka akan terjadi penumpukan gas metan yang apabila dipicu sedikit saja percikan api dapat menimbulkan ledakan besar. Dalam kejadian kali ini, hampir dapat dipastikan yang meledak adalah udara bermuatan gas metan tinggi karena dipicu arus pendek dari peralatan listrik yang digunakan," urainya.
(yon/djo)
"Itu hasil analisa sementara yang kita dapatkan setelah mengamati langsung ke lokasi kejadian. Sedikit saja percikan api dalam ruangan dengan konsentrasi gas metan tinggi, sudah cukup untuk membuat ledakan besar," ujar Manajer Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumatera Barat, Ade Edward, kepada detikcom melalui telepon, Rabu (17/6/2009).
Secara teknis, menurut dia, sebelum memasuki lubang tambang kandungan gas metan di dalamnya harus dikurangi lebih dulu dengan menggunakan blower sampai kandungan gas metan di dalam lubang tersebut berada di titik aman untuk aktivitas pertambangan. Penggunaan blower merupakan bagian dari sistem kerja pertambangan yang wajib digunakan untuk menciptakan sirkulasi udara.
"Penggunaan peralatan itu tidak dapat ditawar-tawar, apalagi pada tambang dalam batu bara dengan galian mencapai 100 meter di dalam permukaan tanah," ujarnya.
Sejauh ini, menurut dia, pihaknya belum dapat menyimpulkan lebih jauh bagaimana ledakan yang menewaskan sedikitnya 30 pekerja tambang itu terjadi. Namun, berdasarkan hasil analisa sementara, tingginya kandungan gas metan dan bermasalahnya peralatan genset yang digunakan pekerja tambang menjadi titik awal timbulnya insiden tersebut.
"Kita menduga, genset yang digunakan para pekerja itu bermasalah sehingga menyebabkan blower tidak jalan. Kalau blower tidak jalan maka akan terjadi penumpukan gas metan yang apabila dipicu sedikit saja percikan api dapat menimbulkan ledakan besar. Dalam kejadian kali ini, hampir dapat dipastikan yang meledak adalah udara bermuatan gas metan tinggi karena dipicu arus pendek dari peralatan listrik yang digunakan," urainya.
(yon/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Rabu, 23/05/2012 23:20 WIB
Ari Sigit Hadirkan Kurator Sebagai Saksi Penggelapan
-
Rabu, 23/05/2012 23:01 WIB
Popularitas, Materi & Kekuasaan Tak Cukup untuk Jadi Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 04:04 WIB
8 Jenazah WN Rusia Korban Sukhoi Dipulangkan dengan Ilyushin
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
209 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
