Suripto: Lokasi Mako Brimob Sudah di Tengah Kota, Harus Direlokasi
Rabu, 17/06/2009 11:55 WIB
Foto: Dikhy Sasra/detikcom
Jakarta
Gedung simulasi sekaligus tempat penyimpanan bahan peledak di Mako Brimob Kelapa Dua meledak. Diduga, ledakan disebabkan karena hubungan arus pendek atau korsleting.
Selain itu, Mabes Polri mengklaim, bangunan yang akhirnya terbakar itu tidak layak atau tidak memenuhi syarat sebagai tempat latihan. Pendapat itu juga dikukuhkan oleh anggota Komisi III DPR Suripto.
"Ya kalau dibilang tidak layak ya tidak layak. Kan bangunan itu dibangun sudah dari setengah abad yang lalu," kata politisi asal PKS ini saat berbincang dengan detikcom, Rabu (17/6/2009).
Berikut wawancara detikcom dengan Suripto mengenai ledakan di Mako Brimob:
Gedung penyimpanan bahan peledak di Mako Brimob meledak. Analisa anda, kenapa hal ini bisa terjadi?
Kita harus baca perkembangan keamanan menjelang Pilpres 2009. Kemarin kan baru saja ada kebakaran di depot Pertamina, terus ada lagi kebakaran di pangkalan minyak, dan sekarang di Mako Brimob. Nah pertanyaannya, apakah ini insiden atau sabotase?
Apakah Anda menduga ada sabotase?
Saya cemas kalau rentetan ledakan ini karena disengaja untuk mengganggu jalannya Pilpres. Kan kita semua tahu kalau seluruh kandidat calon ada unsur militer, dan unsur militer itu dikenal dengan doktrin militer dan ada juga sabotase.
Kenapa ada sabotase?
Ya itu yang harus jadi sorotan para intelijen. Ini intelijen harus superaktif untuk menyelidiki ini. Kalau kita ikuti berita sekarang ini kan black propaganda sudah marak sekali ya, jadi ini harus jadi sorotan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Tapi ada dugaan ini karena korsleting atau arus pendek?
Ya korsleting itu kan bisa tidak disengaja dan disengaja. Kan bisa saja dibuat agar korslet. Ini harus diselidiki.
Polri mengatakan kalau ledakan karena gedung tidak layak?
Selain bangunan sudah tua, gedung itu juga kan sekarang sudah berada di tengah kota, banyak penduduk di lokasi itu. Tidak layak juga karena bisa membahayakan keselamatan warga.
Sebaiknya bagaimana?
Ya relokasi ya jalan terbaik, semua gudang tempat menyimpan senjata seperti itu harus jauh dari pemukiman. Seperti gudang peluru itu kan sekarang ada di tengah-tengah kota, jadinya gudang manusia kan. Jadi ya harus direlokasi. (ken/iy)
Selain itu, Mabes Polri mengklaim, bangunan yang akhirnya terbakar itu tidak layak atau tidak memenuhi syarat sebagai tempat latihan. Pendapat itu juga dikukuhkan oleh anggota Komisi III DPR Suripto.
"Ya kalau dibilang tidak layak ya tidak layak. Kan bangunan itu dibangun sudah dari setengah abad yang lalu," kata politisi asal PKS ini saat berbincang dengan detikcom, Rabu (17/6/2009).
Berikut wawancara detikcom dengan Suripto mengenai ledakan di Mako Brimob:
Gedung penyimpanan bahan peledak di Mako Brimob meledak. Analisa anda, kenapa hal ini bisa terjadi?
Kita harus baca perkembangan keamanan menjelang Pilpres 2009. Kemarin kan baru saja ada kebakaran di depot Pertamina, terus ada lagi kebakaran di pangkalan minyak, dan sekarang di Mako Brimob. Nah pertanyaannya, apakah ini insiden atau sabotase?
Apakah Anda menduga ada sabotase?
Saya cemas kalau rentetan ledakan ini karena disengaja untuk mengganggu jalannya Pilpres. Kan kita semua tahu kalau seluruh kandidat calon ada unsur militer, dan unsur militer itu dikenal dengan doktrin militer dan ada juga sabotase.
Kenapa ada sabotase?
Ya itu yang harus jadi sorotan para intelijen. Ini intelijen harus superaktif untuk menyelidiki ini. Kalau kita ikuti berita sekarang ini kan black propaganda sudah marak sekali ya, jadi ini harus jadi sorotan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Tapi ada dugaan ini karena korsleting atau arus pendek?
Ya korsleting itu kan bisa tidak disengaja dan disengaja. Kan bisa saja dibuat agar korslet. Ini harus diselidiki.
Polri mengatakan kalau ledakan karena gedung tidak layak?
Selain bangunan sudah tua, gedung itu juga kan sekarang sudah berada di tengah kota, banyak penduduk di lokasi itu. Tidak layak juga karena bisa membahayakan keselamatan warga.
Sebaiknya bagaimana?
Ya relokasi ya jalan terbaik, semua gudang tempat menyimpan senjata seperti itu harus jauh dari pemukiman. Seperti gudang peluru itu kan sekarang ada di tengah-tengah kota, jadinya gudang manusia kan. Jadi ya harus direlokasi. (ken/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
WawancaraTerbaru
Indeks Wawancara »
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
-
Senin, 14/05/2012 20:25 WIB
Pilot Jeffrey Adrian: Radio, HP, Pegunungan Ganggu Komunikasi dengan ATC
-
Kamis, 10/05/2012 19:12 WIB
Menkeu: Saya Memilih Tidak Menjadi Saksi untuk Wa Ode
-
Senin, 07/05/2012 18:52 WIB
Direktur Pembinaan SD: Sekali Lagi, Jangan Terpengaruh SMS Gadungan Soal UN
-
Senin, 30/04/2012 20:20 WIB
Dr Mudzakkir: Jangan Sampai Anak Jadi Tameng Penangguhan Penahanan
-
Kamis, 24/05/2012 04:04 WIB
8 Jenazah WN Rusia Korban Sukhoi Dipulangkan dengan Ilyushin
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
209 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
