Iklan SBY Tidak Kreatif, Tim SBY Cuek
Selasa, 16/06/2009 18:17 WIB
Jakarta
Banyak kritik yang dilontarkan mengenai iklan SBY-Boediono yang dinilai monoton dan tidak kreatif. Namun bagi tim kampanye SBY, iklan yang tampil tiap hari di televisi itu yang terbaik dan mampu menarik simpati dukungan publik secara massif.
"Biarin saja, (tidak kreatif) itu kan kata kompetitor dan pengamat. Kalau masyarakat menilai sudah bagus. Masyarakat menilai iklan yang Indomie itu bagus sekali, mengena dan enak dirasa. Kita selalu survei untuk mengecek semua itu," kata Wakil Ketua DPP PD Ahmad Mubarok kepada detikcom, Selasa (16/6/2009).
Menurut Mubarok, yang terpenting dari sebuah iklan adalah dampak dan efeknya di masyarakat. Tidak bermakna sebuah iklan jika hanya menarik bagi pembuatnya, tetapi tidak dapat diterima dan diserap masyarakat sehinga tidak membawa pengaruh apapun.
"Kreatif itu kan ukuran dari para pembuatnya dan kalangan atas. Kalau rakyat itu efeknya. Kalau kreatif tapi tidak ada efeknya, buat apa? Kita sudah mengerti lah, kita tahu peta. Jadi kita biasa saja aja menghadapi," paparnya.
Saat ditanya mengenai iklan JK yang lebih kreatif, Mubarok dengan tegas menjawab,"JK sudah mengikuti jargonnya lebih cepat lebih baik. Silakan saja cepat dan agresif. Kita tidak terpengaruh".
Apakah Tim Kampanye SBY-Boediono akan mengevaluasi peran dan posisi Fox Indonesia akibat gagal mencitrakan SBY yang terbaik, Mubarok menjawab tegas tidak usah.
"Nggak ada (reposisi), kita jalan saja terus. Sekarang sudah bagus kok. Kita belakangan saja mainnya. Politik itu dipengaruhi situasi terakhir, bukan pertama," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, tim JK-Wiranto benar-benar memanfaatkan momentum kampanye untuk mengambil hati masyarakat. Iklan-iklan yang dibuat JK-Wiranto dinilai lebih bagus dibanding iklan dan kampanye SBY-Boediono yang dibuat Fox Indonesia. Fox diminta untuk meningkatkan kreativitasnya bila SBY-Boediono ingin menang satu putaran.
Hasil survei sejumlah lembaga survei memperlihatkan bahwa popularitas SBY-Boediono makin menurun, meski elektabilitas pasangan ini masih di atas 50%. Bila hasil survei ini tidak diimbangi dengan kreativitas iklan dan kampanye yang luar biasa, maka popularitas SBY-Boediono akan makin menurun, sehingga keinginan menang satu putaran hanya mimpi.
(yid/iy)
"Biarin saja, (tidak kreatif) itu kan kata kompetitor dan pengamat. Kalau masyarakat menilai sudah bagus. Masyarakat menilai iklan yang Indomie itu bagus sekali, mengena dan enak dirasa. Kita selalu survei untuk mengecek semua itu," kata Wakil Ketua DPP PD Ahmad Mubarok kepada detikcom, Selasa (16/6/2009).
Menurut Mubarok, yang terpenting dari sebuah iklan adalah dampak dan efeknya di masyarakat. Tidak bermakna sebuah iklan jika hanya menarik bagi pembuatnya, tetapi tidak dapat diterima dan diserap masyarakat sehinga tidak membawa pengaruh apapun.
"Kreatif itu kan ukuran dari para pembuatnya dan kalangan atas. Kalau rakyat itu efeknya. Kalau kreatif tapi tidak ada efeknya, buat apa? Kita sudah mengerti lah, kita tahu peta. Jadi kita biasa saja aja menghadapi," paparnya.
Saat ditanya mengenai iklan JK yang lebih kreatif, Mubarok dengan tegas menjawab,"JK sudah mengikuti jargonnya lebih cepat lebih baik. Silakan saja cepat dan agresif. Kita tidak terpengaruh".
Apakah Tim Kampanye SBY-Boediono akan mengevaluasi peran dan posisi Fox Indonesia akibat gagal mencitrakan SBY yang terbaik, Mubarok menjawab tegas tidak usah.
"Nggak ada (reposisi), kita jalan saja terus. Sekarang sudah bagus kok. Kita belakangan saja mainnya. Politik itu dipengaruhi situasi terakhir, bukan pertama," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, tim JK-Wiranto benar-benar memanfaatkan momentum kampanye untuk mengambil hati masyarakat. Iklan-iklan yang dibuat JK-Wiranto dinilai lebih bagus dibanding iklan dan kampanye SBY-Boediono yang dibuat Fox Indonesia. Fox diminta untuk meningkatkan kreativitasnya bila SBY-Boediono ingin menang satu putaran.
Hasil survei sejumlah lembaga survei memperlihatkan bahwa popularitas SBY-Boediono makin menurun, meski elektabilitas pasangan ini masih di atas 50%. Bila hasil survei ini tidak diimbangi dengan kreativitas iklan dan kampanye yang luar biasa, maka popularitas SBY-Boediono akan makin menurun, sehingga keinginan menang satu putaran hanya mimpi.
(yid/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 21/05/2012 18:30 WIB
Bagaimana Bentuk 'Piramida' di Situs Gunung Padang?
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 18:17 WIB
Mendagri: Ormas Tak Boleh Ancam Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 18:35 WIB
Innova yang Dipakai Staf Kedutaan Inggris Hilang di Pondok Indah Mall
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,792.000
- Rp 6,100.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
