Pembunuhan Jurnalis Radar Bali
Belum Dipecat PDIP, Tersangka Susrama akan Dilantik Jadi Anggota DPRD
Selasa, 16/06/2009 12:43 WIB
ilustrasi
Denpasar
Tersangka Nyoman Susrama, kasus pembunuhan jurnalis Radar Bali AA Narendra Prabangsa ternyata belum dipecat dari PDIP. KPUD Bangli pun akan tetap memproses pelantikan sebagai anggota DPRD Bangli.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan, Susrama dinyatakan dipecat sebagai anggota PDIP oleh Ketua DPD PDIP Bali AA Ngurak Tjokorda Ratmadi dengan menarik kartu anggota. Keputusan itu disampaikan Cok Rat saat menghadiri doa 100 hari kematian Prabangsa.
Namun, hingga saat ini surat pemecatan Susrama belum diterima KPUD Bangli. Hal ini disampaikan Ketua KPUD Bangli Dewa Agung Gede Lidartawan di sekretariat KPUD Bali, jalan Tjokorda Agung Tresana, Selasa (16/6/2009). "Hingga saat ini kami belum menerima surat penarikan kartu anggota Susrama dari PDIP," kata Lidartawan.
Lidartawan mengatakan dengan belum adanya surat penarikan kartu anggota serta keputusan tetap dari pengadilan, maka tersangka akan tetap dilantik sebagai anggota DPRD Bali periode 2009-2014.
Batas akhir penerimaan penyerahan surat pemecatan Susrama ke KPUD Bangli pada tanggal 18 Juli 2009 atau H-21 hari sebelum pelantikan. Pelantikan DPRD Bangli terpilih bakal digelar pada 8 Agustus 2009.
Susrama yang diduga sebagai otak pembunuhan jurnalis Prabangsa tercatat sebagai caleg terpilih PDIP daerah pemilihan Bangli 1 dengan meraih 4800 suara.
Pembunuhan yang dilakukan di rumah tersangka karena pemberitaan dugaan penyelewengan proyek di Dinas Pendidikan, Bangli. Ia membunuh korban dibantu delapan tersangka lainnya.
(gds/djo)
Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan, Susrama dinyatakan dipecat sebagai anggota PDIP oleh Ketua DPD PDIP Bali AA Ngurak Tjokorda Ratmadi dengan menarik kartu anggota. Keputusan itu disampaikan Cok Rat saat menghadiri doa 100 hari kematian Prabangsa.
Namun, hingga saat ini surat pemecatan Susrama belum diterima KPUD Bangli. Hal ini disampaikan Ketua KPUD Bangli Dewa Agung Gede Lidartawan di sekretariat KPUD Bali, jalan Tjokorda Agung Tresana, Selasa (16/6/2009). "Hingga saat ini kami belum menerima surat penarikan kartu anggota Susrama dari PDIP," kata Lidartawan.
Lidartawan mengatakan dengan belum adanya surat penarikan kartu anggota serta keputusan tetap dari pengadilan, maka tersangka akan tetap dilantik sebagai anggota DPRD Bali periode 2009-2014.
Batas akhir penerimaan penyerahan surat pemecatan Susrama ke KPUD Bangli pada tanggal 18 Juli 2009 atau H-21 hari sebelum pelantikan. Pelantikan DPRD Bangli terpilih bakal digelar pada 8 Agustus 2009.
Susrama yang diduga sebagai otak pembunuhan jurnalis Prabangsa tercatat sebagai caleg terpilih PDIP daerah pemilihan Bangli 1 dengan meraih 4800 suara.
Pembunuhan yang dilakukan di rumah tersangka karena pemberitaan dugaan penyelewengan proyek di Dinas Pendidikan, Bangli. Ia membunuh korban dibantu delapan tersangka lainnya.
(gds/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Rabu, 23/05/2012 23:20 WIB
Ari Sigit Hadirkan Kurator Sebagai Saksi Penggelapan
-
Rabu, 23/05/2012 23:01 WIB
Popularitas, Materi & Kekuasaan Tak Cukup untuk Jadi Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 04:04 WIB
8 Jenazah WN Rusia Korban Sukhoi Dipulangkan dengan Ilyushin
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
209 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,049.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
