Marak Penyiksaan TKW
Meneg PP: Pengiriman TKW Tak Dilarang, Tapi Prioritaskan Keamanan
Selasa, 16/06/2009 12:29 WIB
Foto: Ilustrasi
Jakarta
Meski banyak Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang mengalami penyiksaan di luar negeri, pengiriman terhadap mereka ke negara-negara tujuan tetap bisa dilanjutkan. Namun demikian, masalah keamanan harus menjadi prioritas.
"Kita sama-sama berpikir bagaimana menyelamatkan perempuan supaya jangan pergi ke luar negeri dengan kualitas yang tidak baik. Jadi nggak dilarang ke luar negeri, tapi aman," ujar Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta dalam acara Pekan Persahabatan Perempuan Indonesia-Iran, di Gedung Smesco, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (16/6/2009).
Menurut Meutia, untuk memberikan jaminan keamanan bagi para TKW diperlukan pemantauan secara sistematis oleh pihak Kedutaan Besar Indonesia di negara bersangkutan serta adanya crisis center di dalam negeri.
"Dia harus dapat dipantau oleh embassy, misalkan seperti di Hong Kong ada welcoming programme dan exit programme. Kalau pergi diberitahu, uangnya mau dipakai apa di tanah air. Sementara kalau mau pulang dikasih tahu hak-haknya dulu, baru masuk ke majikan. Kalau yang di tempat lain kan langsung ke majikan. Jadi mereka nggak terpantau," papar putri proklamator Bung Hatta ini.
Khusus mengenai crisis center, Meutia menganggap hal tersebut penting diadakan. "Kalau di luar negeri pasti sudah ada karena terkait KBRI. Kalau di sini untuk yang pulang bisa untuk merehabilitasi mentalnya," imbuhnya.
Dia menambahkan, bargaining power para TKW dalam perjanjian kerja juga harus diutamakan. Sistem perjanjian kerja juga harus terus menerus direvisi agar hak-hak TKW dapat terpenuhi.
Namun demikian, imbuhnya, pekerjaan di dalam negeri bagi para pekerja wanita Indoensia lebih diutamakan. "Saya juga mendorong ormas-ormas perempuan untuk bisa mencari alternatif lapangan kerja yang lebih banyak di negara kita," pungkasnya.
(anw/iy)
"Kita sama-sama berpikir bagaimana menyelamatkan perempuan supaya jangan pergi ke luar negeri dengan kualitas yang tidak baik. Jadi nggak dilarang ke luar negeri, tapi aman," ujar Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta dalam acara Pekan Persahabatan Perempuan Indonesia-Iran, di Gedung Smesco, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (16/6/2009).
Menurut Meutia, untuk memberikan jaminan keamanan bagi para TKW diperlukan pemantauan secara sistematis oleh pihak Kedutaan Besar Indonesia di negara bersangkutan serta adanya crisis center di dalam negeri.
"Dia harus dapat dipantau oleh embassy, misalkan seperti di Hong Kong ada welcoming programme dan exit programme. Kalau pergi diberitahu, uangnya mau dipakai apa di tanah air. Sementara kalau mau pulang dikasih tahu hak-haknya dulu, baru masuk ke majikan. Kalau yang di tempat lain kan langsung ke majikan. Jadi mereka nggak terpantau," papar putri proklamator Bung Hatta ini.
Khusus mengenai crisis center, Meutia menganggap hal tersebut penting diadakan. "Kalau di luar negeri pasti sudah ada karena terkait KBRI. Kalau di sini untuk yang pulang bisa untuk merehabilitasi mentalnya," imbuhnya.
Dia menambahkan, bargaining power para TKW dalam perjanjian kerja juga harus diutamakan. Sistem perjanjian kerja juga harus terus menerus direvisi agar hak-hak TKW dapat terpenuhi.
Namun demikian, imbuhnya, pekerjaan di dalam negeri bagi para pekerja wanita Indoensia lebih diutamakan. "Saya juga mendorong ormas-ormas perempuan untuk bisa mencari alternatif lapangan kerja yang lebih banyak di negara kita," pungkasnya.
(anw/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Rabu, 23/05/2012 23:20 WIB
Ari Sigit Hadirkan Kurator Sebagai Saksi Penggelapan
-
Rabu, 23/05/2012 23:01 WIB
Popularitas, Materi & Kekuasaan Tak Cukup untuk Jadi Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 04:04 WIB
8 Jenazah WN Rusia Korban Sukhoi Dipulangkan dengan Ilyushin
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
209 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,049.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
