detikcom
Jumat, 12/06/2009 12:45 WIB

Psikolog Sartono Mukadis Meninggal Dunia

Amanda Ferdina - detikNews
Jakarta - Dunia psikologi Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Psikolog senior dari Universitas Indonesia (UI) Sartono Mukadis meninggal dunia.

Sartono menghembuskan nafas terakhir di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2009) pukul 10.30 WIB pagi tadi. Sebelum meninggal, Sartono menderita beberapa komplikasi.

"Komplikasi diabetes dan ginjal. Terakhir sudah cuci darah," ujar putri almarhum, Muning, saat dihubungi detikcom.

Sartono meninggalkan tiga anak dan satu istri, Erie Samil. Selama ini, selain menjadi psikolog dan pengamat sosial, Sartono juga merupakan direktur sebuah perusahaan konsultan SDM di Jakarta.

Saat ini, jenazah berada di rumah duka di jalan Pinang Kalijati no 16, Jakarta Selatan.

"Besok (Sabtu, 13/6/2009) rencananya akan dimakamkan di makam dekat ayahnya, di Karet, Jakarta," imbuh Muning mengakhiri pembicaraan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(amd/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%