detikcom
Jumat, 12/06/2009 12:45 WIB

Psikolog Sartono Mukadis Meninggal Dunia

Amanda Ferdina - detikNews
Jakarta - Dunia psikologi Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Psikolog senior dari Universitas Indonesia (UI) Sartono Mukadis meninggal dunia.

Sartono menghembuskan nafas terakhir di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2009) pukul 10.30 WIB pagi tadi. Sebelum meninggal, Sartono menderita beberapa komplikasi.

"Komplikasi diabetes dan ginjal. Terakhir sudah cuci darah," ujar putri almarhum, Muning, saat dihubungi detikcom.

Sartono meninggalkan tiga anak dan satu istri, Erie Samil. Selama ini, selain menjadi psikolog dan pengamat sosial, Sartono juga merupakan direktur sebuah perusahaan konsultan SDM di Jakarta.

Saat ini, jenazah berada di rumah duka di jalan Pinang Kalijati no 16, Jakarta Selatan.

"Besok (Sabtu, 13/6/2009) rencananya akan dimakamkan di makam dekat ayahnya, di Karet, Jakarta," imbuh Muning mengakhiri pembicaraan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(amd/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%