Mitos Presiden Jawa
Husni Umar: Harus Diubah Stigma Non Jawa
Jumat, 12/06/2009 11:36 WIB
Jakarta
Mitos presiden Jawa dan non Jawa kembali menghangat. Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Musni Umar menilai pemimpin Indonesia yang berasal dari non Jawa bisa membentuk keindonesiaan baru dan tentunya juga sejarah baru.
"Harus diubah stigma tentang non Jawa, bagaimana nantinya menciptakan keindonesiaan baru dan juga membuat sejarah baru," ujarnya kepada detikcom, Jumat (12/6/2009). Berikut wawancara lengkap detikcom dengan Husni Umar:
Apa isu Jawa-non Jawa masih relevan?
Sebenarnya untuk seseorang yang berpendidikan tidak relevan, tapi untuk masyarakat bawah masih relevan karena masyarakat bawah kurang berpendidikan, dan masih kental dengan isu primordial.
Apa mungkin capres non Jawa bisa menang?
Sebenarnya dari segi sosiologis ini suatu peristiwa yang tidak pernah terjadi, hingga kita tidak tahu apa betul orang luar Jawa bisa terpilih. Tapi kalau nanti terpilih presiden luar Jawa maka para kandidat capres yang berasal dari luar Jawa pada 2014 akan punya semangat untuk tampil ke depan.
Elektabilitas capres non Jawa bagaimana ?
Kita lihat nanti saja, apa betul pasangan non Jawa akan mendapat dukungan. Kita lihat nanti di Jawa Timur dan Jawa Tengah, atau apakah orang Sumatera sendiri memilih pasangan Nusantara atau rakyat tidak peduli lagi hanya karena pencitraan yang bagus dan mereka terpengaruh hanya pada media.
Jadi apa yang harus dilakukan oleh pasangan capres dan cawapres agar bisa menarik simpati masyarakat?
Masalah kebhinnekaan dan pluralisme yang diinginkan masyarakat, ini jualannya. Kalau jualan untuk orang bawah masih menggunakan stigma 'kamu' dan 'aku'.
(fiq/nrl)
"Harus diubah stigma tentang non Jawa, bagaimana nantinya menciptakan keindonesiaan baru dan juga membuat sejarah baru," ujarnya kepada detikcom, Jumat (12/6/2009). Berikut wawancara lengkap detikcom dengan Husni Umar:
Apa isu Jawa-non Jawa masih relevan?
Sebenarnya untuk seseorang yang berpendidikan tidak relevan, tapi untuk masyarakat bawah masih relevan karena masyarakat bawah kurang berpendidikan, dan masih kental dengan isu primordial.
Apa mungkin capres non Jawa bisa menang?
Sebenarnya dari segi sosiologis ini suatu peristiwa yang tidak pernah terjadi, hingga kita tidak tahu apa betul orang luar Jawa bisa terpilih. Tapi kalau nanti terpilih presiden luar Jawa maka para kandidat capres yang berasal dari luar Jawa pada 2014 akan punya semangat untuk tampil ke depan.
Elektabilitas capres non Jawa bagaimana ?
Kita lihat nanti saja, apa betul pasangan non Jawa akan mendapat dukungan. Kita lihat nanti di Jawa Timur dan Jawa Tengah, atau apakah orang Sumatera sendiri memilih pasangan Nusantara atau rakyat tidak peduli lagi hanya karena pencitraan yang bagus dan mereka terpengaruh hanya pada media.
Jadi apa yang harus dilakukan oleh pasangan capres dan cawapres agar bisa menarik simpati masyarakat?
Masalah kebhinnekaan dan pluralisme yang diinginkan masyarakat, ini jualannya. Kalau jualan untuk orang bawah masih menggunakan stigma 'kamu' dan 'aku'.
(fiq/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
WawancaraTerbaru
Indeks Wawancara »
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
-
Senin, 14/05/2012 20:25 WIB
Pilot Jeffrey Adrian: Radio, HP, Pegunungan Ganggu Komunikasi dengan ATC
-
Kamis, 10/05/2012 19:12 WIB
Menkeu: Saya Memilih Tidak Menjadi Saksi untuk Wa Ode
-
Senin, 07/05/2012 18:52 WIB
Direktur Pembinaan SD: Sekali Lagi, Jangan Terpengaruh SMS Gadungan Soal UN
-
Senin, 30/04/2012 20:20 WIB
Dr Mudzakkir: Jangan Sampai Anak Jadi Tameng Penangguhan Penahanan
-
Sabtu, 26/05/2012 10:00 WIB
5 Tersangka Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Kelasi Arifin
-
Sabtu, 26/05/2012 10:22 WIB
SBY Diyakini Akan Pegang Ucapannya, Ani Yudhoyono Tak Akan Maju di 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:04 WIB
Polisi Buat Sketsa Pencuri Motor yang Tembak Mati 2 Satpam IPB
-
277 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
