Survei PKSPSPI
Kekuatan 3 Capres Seimbang, SBY Unggul
Kamis, 11/06/2009 15:17 WIB
Jakarta
Peta kekuatan ketiga pasangan capres diprediksikan relatif seimbang. Hal ini terungkap dari hasil survei Pusat Kajian Strategi Pembangunan Sosial Politik Indonesia (PKSPSPI).
Dari hasil survei tersebut, tercatat pasangan SBY-Boediono unggul dengan 37,05 persen suara, disusul pasangan Mega-Prabowo dengan 31,50 persen suara, dan pasangan JK-Wiranto 26,6 persen.
"Kekuatan ketiganya relatif seimbang karena basis massa sudah mulai jelas," kata penanggung jawab PKSPSPI Prof Iberamsjah dalam jumpa pers di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2009).
Menurut Iberamsjah, ditilik dari hasil survei ini, kemungkinan besar Pilpres akan berlangsung 2 putaran. "Analisis saya dua putaran, bahkan tanpa hasil survei pun. Hal ini karena massa Mega-Prabowo sudah cukup kuat, apalagi dengan JK yang semakin lincah," katanya.
Survei ini dilaksanakan di 20 provinsi di Indonesia dengan wawancara terstruktur terhadap 2.000 responden. Metode pengambilan samplingnya adalah multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 4 persen.
SBY Dirugikan Ruhut
Menurun Iberamsjah, pasangan SBY-Boediono dirugikan oleh orang-orang di sekitarnya sendiri. Perilaku orang-orang di sekilingnya, terutama mengenai isu-isu sangat sensitif, memerosotkan potensi suara yang bisa mereka peroleh.
"Kalau kurang berhati-hati, isu-isu sensitif seperti primordialisme, seperti kasus Ruhut kemarin, akan sangat mempengaruhi perolehan suara," ujarnya.
(sho/iy)
Dari hasil survei tersebut, tercatat pasangan SBY-Boediono unggul dengan 37,05 persen suara, disusul pasangan Mega-Prabowo dengan 31,50 persen suara, dan pasangan JK-Wiranto 26,6 persen.
"Kekuatan ketiganya relatif seimbang karena basis massa sudah mulai jelas," kata penanggung jawab PKSPSPI Prof Iberamsjah dalam jumpa pers di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2009).
Menurut Iberamsjah, ditilik dari hasil survei ini, kemungkinan besar Pilpres akan berlangsung 2 putaran. "Analisis saya dua putaran, bahkan tanpa hasil survei pun. Hal ini karena massa Mega-Prabowo sudah cukup kuat, apalagi dengan JK yang semakin lincah," katanya.
Survei ini dilaksanakan di 20 provinsi di Indonesia dengan wawancara terstruktur terhadap 2.000 responden. Metode pengambilan samplingnya adalah multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 4 persen.
SBY Dirugikan Ruhut
Menurun Iberamsjah, pasangan SBY-Boediono dirugikan oleh orang-orang di sekitarnya sendiri. Perilaku orang-orang di sekilingnya, terutama mengenai isu-isu sangat sensitif, memerosotkan potensi suara yang bisa mereka peroleh.
"Kalau kurang berhati-hati, isu-isu sensitif seperti primordialisme, seperti kasus Ruhut kemarin, akan sangat mempengaruhi perolehan suara," ujarnya.
(sho/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 09/05/2009 12:44 WIB
Duet SBY-HNW Tetap Unggul
-
Kamis, 30/04/2009 15:01 WIB
Survei LP3ES
HNW Cawapres Terpopuler Dampingi SBY
-
Rabu, 15/04/2009 15:52 WIB
Survei LP3ES
Akbar Dan Hidayat Favorit Dampingi SBY
-
Sabtu, 26/05/2012 10:00 WIB
5 Tersangka Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Kelasi Arifin
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:04 WIB
Polisi Buat Sketsa Pencuri Motor yang Tembak Mati 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
277 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
