Fadli Zon Bercanda: Hasil Survei LSR, Mega-Prabowo Raih 89% Suara
Selasa, 09/06/2009 16:55 WIB
Jakarta
Lingkaran Survei Rakyat (LSR). Nama lembaga survei ini tidak seterkenal lembaga-lembaga lain, seperti LSI, LSN, LRI, dan LP3ES. Namun, LSR memang mengejutkan! Hasil surveinya, pasangan Mega-Prabowo menang telak 89%.
Nama LSR ini disebut oleh Sekretaris Umum Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Fadli Zon. Namun, saat menyebut nama lembaga survei itu, Fadli tampak mesam-mesem.
"Kita juga baru terima hasil survei dari Lingkaran Survei Rakyat atau LSR. Hasilnya Mega-Prabowo dapat 89 persen, JK Wiranto 10 persen dan SBY-Boediono hanya 1 persen," canda Fadli.
Hal itu dikatakan Fadli Zon saat dalam konferensi pers di Mega-Prabowo Media Center (MPMC), Jl Prapanca Raya, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2009). Saat itu dia dimintai pendapat soal hasil survei LSI yang memenangkan pasangan SBY-Boediono dengan angka telak 70 persen.
Karena menyatakan sekelebat dan sekenanya, wajar Fadli Zon tidak menjelaskan tentang identitas LSR sebenarnya. Sistem survei LSR seperti apa, Fadli juga tidak menjelaskan.
Setelah itu, Fadli bicara serius. "Intinya adalah survei-survei simpanan itu disimpan saja untuk strategi," tambah Fadli.
Fadli menjelaskan survei-survei yang dilakukan oleh tim sukses, tentunya memiliki kepentingan. Selain itu hal ini dinilai merugikan capres-cawapres yang lain.
"Ini menciptakan efek psikologis untuk mengerahkan massa pada pasangan yang dianggap menang," jelas pria berkacamata ini.
Menurut dia, lembaga survei yang melakukan survei pesanan pun tidak bisa dipercaya. "Ideologinya hanya uang," pungkasnya.
(rdf/asy)
Nama LSR ini disebut oleh Sekretaris Umum Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Fadli Zon. Namun, saat menyebut nama lembaga survei itu, Fadli tampak mesam-mesem.
"Kita juga baru terima hasil survei dari Lingkaran Survei Rakyat atau LSR. Hasilnya Mega-Prabowo dapat 89 persen, JK Wiranto 10 persen dan SBY-Boediono hanya 1 persen," canda Fadli.
Hal itu dikatakan Fadli Zon saat dalam konferensi pers di Mega-Prabowo Media Center (MPMC), Jl Prapanca Raya, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2009). Saat itu dia dimintai pendapat soal hasil survei LSI yang memenangkan pasangan SBY-Boediono dengan angka telak 70 persen.
Karena menyatakan sekelebat dan sekenanya, wajar Fadli Zon tidak menjelaskan tentang identitas LSR sebenarnya. Sistem survei LSR seperti apa, Fadli juga tidak menjelaskan.
Setelah itu, Fadli bicara serius. "Intinya adalah survei-survei simpanan itu disimpan saja untuk strategi," tambah Fadli.
Fadli menjelaskan survei-survei yang dilakukan oleh tim sukses, tentunya memiliki kepentingan. Selain itu hal ini dinilai merugikan capres-cawapres yang lain.
"Ini menciptakan efek psikologis untuk mengerahkan massa pada pasangan yang dianggap menang," jelas pria berkacamata ini.
Menurut dia, lembaga survei yang melakukan survei pesanan pun tidak bisa dipercaya. "Ideologinya hanya uang," pungkasnya.
(rdf/asy)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 21/05/2012 18:30 WIB
Bagaimana Bentuk 'Piramida' di Situs Gunung Padang?
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 18:17 WIB
Mendagri: Ormas Tak Boleh Ancam Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 18:35 WIB
Innova yang Dipakai Staf Kedutaan Inggris Hilang di Pondok Indah Mall
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 470.000
- Rp 6,100.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)

(2).gif)
