Boediono: Saya Tak Punya Burung
Jumat, 05/06/2009 13:49 WIB
Terkait
Jakarta
Kunjungan cawapres Boediono ke Pasar Inpres Jelambar menyisakan kisah menarik. Boediono diminta untuk memborong makanan burung yang berasal dari telur rang-rang (kroto).
"Borong dong Pak," celetuk salah seorang warga.
"Saya tidak punya burung," tolak Boediono halus, sambil tersenyum di Pasar Inpres Jelambar, Jl Inpres, Jakarta Barat, Jumat (5/5/2009).
Mantan Menko Perekonomian ini juga sempat bertanya kepada Carmat (50), pedagang burung perihal harga 1 ekor burung yang bisa bicara. "Berapa harga burung yang bisa ngomong?" tanya Boediono.
"2 juta Pak," jawab Carmat.
Mendengar jawaban Carmat, Boediono sedikit terkejut sambil manggut-manggut. "Nanti, saya nabung dulu baru beli," timpal ekonom kelahiran Blitar ini.
Kepada Boediono, Carmat mengaku penghasilannya menurun drastis sejak ada flu burung. Mendengar keluhan tersebut Boediono mengaku tidak bisa berbuat banyak, hanya saja dia berharap flu burung dapat segera hilang agar pendapat pedagang burung bisa normal kembali.
"Kalau flu burung saya tidak bisa apa-apa, mudah-mudahan saja bisa cepat selesai," harapnya.
Kedatangan Boediono ke Pasar Inpres Jelambar disambut antusias oleh para pedagang maupun warga sekitar. Mereka berebut salaman, ada juga ibu-ibu yang meminta agar anaknya digendong, bahkan seorang ibu hamil meminta agar kandungannya dielus.
Dengan sikap ramah penuh dengan senyuman Boediono melayani semua permintaan mereka, tak lupa Boediono juga meminta agar didoakan untuk bertarung pada pilpres nanti. "Doakan saja ya," pinta pria kalem ini.
"Iya didoakan, sukses ya Pak," jawab sejumlah ibu-ibu di pasar.
(did/nrl)
"Borong dong Pak," celetuk salah seorang warga.
"Saya tidak punya burung," tolak Boediono halus, sambil tersenyum di Pasar Inpres Jelambar, Jl Inpres, Jakarta Barat, Jumat (5/5/2009).
Mantan Menko Perekonomian ini juga sempat bertanya kepada Carmat (50), pedagang burung perihal harga 1 ekor burung yang bisa bicara. "Berapa harga burung yang bisa ngomong?" tanya Boediono.
"2 juta Pak," jawab Carmat.
Mendengar jawaban Carmat, Boediono sedikit terkejut sambil manggut-manggut. "Nanti, saya nabung dulu baru beli," timpal ekonom kelahiran Blitar ini.
Kepada Boediono, Carmat mengaku penghasilannya menurun drastis sejak ada flu burung. Mendengar keluhan tersebut Boediono mengaku tidak bisa berbuat banyak, hanya saja dia berharap flu burung dapat segera hilang agar pendapat pedagang burung bisa normal kembali.
"Kalau flu burung saya tidak bisa apa-apa, mudah-mudahan saja bisa cepat selesai," harapnya.
Kedatangan Boediono ke Pasar Inpres Jelambar disambut antusias oleh para pedagang maupun warga sekitar. Mereka berebut salaman, ada juga ibu-ibu yang meminta agar anaknya digendong, bahkan seorang ibu hamil meminta agar kandungannya dielus.
Dengan sikap ramah penuh dengan senyuman Boediono melayani semua permintaan mereka, tak lupa Boediono juga meminta agar didoakan untuk bertarung pada pilpres nanti. "Doakan saja ya," pinta pria kalem ini.
"Iya didoakan, sukses ya Pak," jawab sejumlah ibu-ibu di pasar.
(did/nrl)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 10/07/2009 10:43 WIB
Pensiun dari Menteri, Fahmi Idris akan Kuliah S3
-
Senin, 06/07/2009 17:49 WIB
Irman Gusman Raih Penghargaan Kepemimpinan dari Dubes AS
-
Rabu, 01/07/2009 14:31 WIB
Disertasi Berbuah Pengakuan
Dihadiri 2 Menhan, Peluncuran Buku Gus Choi Bahas UMNO & PKB
-
Selasa, 23/06/2009 15:17 WIB
Rachel Maryam Siap Tinggalkan Dunia Hiburan
-
Senin, 22/06/2009 11:16 WIB
Jamal Mirdad Minta Artis di DPR Diberi Kesempatan
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 09:59 WIB
Inilah Sosok Pemangsa 19 Kambing yang Meresahkan Warga Banyumas
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
