100 % Siswa 33 SMA Tak Lulus UN
BSNP Diprotes Alumni SMAN 2 Ngawi
Kamis, 04/06/2009 17:44 WIB
Foto: Dok.detik.com
Jakarta
Alumni SMAN 2 Ngawi yang tergabung dalam Petisi Batavia meragukan keterangan dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang menyebutkan SMA itu 100 persen muridnya masuk dalam 33 SMA yang tidak lulus Ujian Nasional (UN). Tuduhan itu dinilai tidak berdasar bukti yang cukup.
"Tuduhan tersebut sangat premature dan tidak berdasarkan bukti-bukti materiil dan formil yang cukup," ujar Ketua Umum M Arief Kurniawan dalam surat elektronik kepada detikcom, Kamis (4/6/2009).
Arief menilai, BSNP tersebut arogan dan berbahaya bagi kelangsungan pendidikan di Indonesia masa mendatang. Karena BSNP hanya menjadikan asumsi dan bukti 'kira-kira' untuk membatalkan UN SMAN 2 Ngawi.
Arief menuntut BSNP jujur dan transparan menyampaikan hasil dan nilai
UN sebenarnya yang diperoleh siswa, bukan hanya lulus dan tidak
lulus. Hal ini bertujuan agar bisa diketahui secara transparan serta terpenuhinya azas kepastian hukum.
Meski demikian, Arief mendukung rencana pemerintah dan DPR untuk mengevaluasi secara utuh dan menyeluruh UN agar kualitas pendidikan di masa mendatang meningkat.
"Selain itu kita juga imbau perguruan tinggi untuk bersikap hati-hati dan tidak membuat pernyataan-pernyataan yang dapat meresahkan siswa dan wali murid," katanya.
(nik/iy)
"Tuduhan tersebut sangat premature dan tidak berdasarkan bukti-bukti materiil dan formil yang cukup," ujar Ketua Umum M Arief Kurniawan dalam surat elektronik kepada detikcom, Kamis (4/6/2009).
Arief menilai, BSNP tersebut arogan dan berbahaya bagi kelangsungan pendidikan di Indonesia masa mendatang. Karena BSNP hanya menjadikan asumsi dan bukti 'kira-kira' untuk membatalkan UN SMAN 2 Ngawi.
Arief menuntut BSNP jujur dan transparan menyampaikan hasil dan nilai
UN sebenarnya yang diperoleh siswa, bukan hanya lulus dan tidak
lulus. Hal ini bertujuan agar bisa diketahui secara transparan serta terpenuhinya azas kepastian hukum.
Meski demikian, Arief mendukung rencana pemerintah dan DPR untuk mengevaluasi secara utuh dan menyeluruh UN agar kualitas pendidikan di masa mendatang meningkat.
"Selain itu kita juga imbau perguruan tinggi untuk bersikap hati-hati dan tidak membuat pernyataan-pernyataan yang dapat meresahkan siswa dan wali murid," katanya.
(nik/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Rabu, 23/05/2012 23:20 WIB
Ari Sigit Hadirkan Kurator Sebagai Saksi Penggelapan
-
Rabu, 23/05/2012 23:01 WIB
Popularitas, Materi & Kekuasaan Tak Cukup untuk Jadi Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 09:59 WIB
Inilah Sosok Pemangsa 19 Kambing yang Meresahkan Warga Banyumas
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
