2 Jurnalis AS Mulai Diadili di Korut
Kamis, 04/06/2009 14:13 WIB
Pyongyang
Otoritas Korea Utara (Korut) mulai mengadili dua wartawan AS. Keduanya diadili atas dakwaan masuk secara ilegal ke negeri itu dengan "niat jahat."
Kedua jurnalis AS itu adalah Euna Lee dan Laura Ling dari outlet media AS, Current TV. Keduanya ditangkap pada Maret lalu di dekat perbatasan antara China dan Koret saat sedang menggarap sebuah berita. Mantan Wakil Presiden AS Al Gore merupakan salah satu pendiri jaringan TV tempat keduanya bekerja.
Persidangan kasus kedua wartawan AS dilakukan pada Kamis, 4 Juni pukul 15.00 waktu setempat. Demikian seperti diberitakan kantor berita resmi Korut, KCNA dan dilansir Reuters, Kamis (4/6/2009).
Menurut para pakar, kedua wanita itu terancam hukuman penjara 10 tahun atau lebih. Putusan bersalah merupakan hal yang hampir pasti dalam sistem peradilan Korut yang sangat melindungi pemimpin Korut Kim Jong-il.
Kasus ini bisa memperparah ketegangan antara Korut dan AS menyusul uji coba nuklir yang dilakukan Korut pekan lalu.
"Negara itu sangat berhati-hati dalam menangani kedua warga negara AS itu dan sadar akan atensi internasional dan implikasi kasus ini," kata Park Jeong-woo, profesor hukum di Kookmin University dan seorang pakar dalam sistem hukum Korut.
Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton telah menyebut dakwaan terhadap kedua wanita itu tidak berdasar. Hillary juga menyerukan pembebasan segera keduanya.
(ita/iy)
Kedua jurnalis AS itu adalah Euna Lee dan Laura Ling dari outlet media AS, Current TV. Keduanya ditangkap pada Maret lalu di dekat perbatasan antara China dan Koret saat sedang menggarap sebuah berita. Mantan Wakil Presiden AS Al Gore merupakan salah satu pendiri jaringan TV tempat keduanya bekerja.
Persidangan kasus kedua wartawan AS dilakukan pada Kamis, 4 Juni pukul 15.00 waktu setempat. Demikian seperti diberitakan kantor berita resmi Korut, KCNA dan dilansir Reuters, Kamis (4/6/2009).
Menurut para pakar, kedua wanita itu terancam hukuman penjara 10 tahun atau lebih. Putusan bersalah merupakan hal yang hampir pasti dalam sistem peradilan Korut yang sangat melindungi pemimpin Korut Kim Jong-il.
Kasus ini bisa memperparah ketegangan antara Korut dan AS menyusul uji coba nuklir yang dilakukan Korut pekan lalu.
"Negara itu sangat berhati-hati dalam menangani kedua warga negara AS itu dan sadar akan atensi internasional dan implikasi kasus ini," kata Park Jeong-woo, profesor hukum di Kookmin University dan seorang pakar dalam sistem hukum Korut.
Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton telah menyebut dakwaan terhadap kedua wanita itu tidak berdasar. Hillary juga menyerukan pembebasan segera keduanya.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
218 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
