Yang Tenggelam di Antara Gedung
Kamis, 04/06/2009 12:51 WIB
Jakarta
Ratusan rumah lapak menghampar di lembah sungai Krukut. Beberapa anak kecil bermain di lorong rumah. Gubuk-gubuk itu 'tenggelam' di antara gedung-gedung yang menjulang tinggi.
Di samping dinding triplek, seorang ibu muda sedang mandi di kamar mandi yang sedikit terbuka. Di sisinya, sebuah kuali sedang mendidihkan air panas buat minum kopi.
"Di sini semua pemulung," ujar Warti, 26, kepada detikcom, di rumahnya, Kamis, (4/6/2009).
Komplek masyarakat terpinggirkan ini nyaris tertutup sempurna. Dari Jalan Antasari, Jakarta Selatan, sebuah jalan selebar 3 meter menembus ke belakang.
Di tepi jalan raya, sebuah apartemen menengah dan apartemen kelas atas siap huni berdiri. Usai menembus jalan, sebuah gang tak nampak karena berukuran sangat kecil, hanya selebar 50 cm. Tepat di belakang SMP 250, kawasan padat penduduk ini terhampar seluas 3 kali lapangan bola.
"Sehari mulung paling tinggi dapat Rp 30 ribu. Biasanya Rp 20 ribu," tambah Bu Ijah, 65, yang mulung plastik bekas.
Hasil pulungan dikumpulkan juga di kompleks tersebut. Dari kardus bekas, air mineral bekas, hingga besi bekas yang harus dipotong-potong lagi.
"Semenjak larangan pemulung masuk komplek, kami makin susah. Kami ngandelin nyari di sekitar Pasar Blok A. Itupun harus bersaing dengan pembeli barang bekas yang
menggunakan mobil," tambahnya.
Di gubuk-gubuk sempit ini, hanya televisi-televisi yang menjadi sarana hiburan. Puluhan antena pun menjulang ke angkasa. "Kalau hujan, air pasti selalu naik, banjir. Yang kami takutkan kalau terjadi kebakaran. Bisa-bisa habis semua," ujar Bambang.
(asp/aan)
Di samping dinding triplek, seorang ibu muda sedang mandi di kamar mandi yang sedikit terbuka. Di sisinya, sebuah kuali sedang mendidihkan air panas buat minum kopi.
"Di sini semua pemulung," ujar Warti, 26, kepada detikcom, di rumahnya, Kamis, (4/6/2009).
Komplek masyarakat terpinggirkan ini nyaris tertutup sempurna. Dari Jalan Antasari, Jakarta Selatan, sebuah jalan selebar 3 meter menembus ke belakang.
Di tepi jalan raya, sebuah apartemen menengah dan apartemen kelas atas siap huni berdiri. Usai menembus jalan, sebuah gang tak nampak karena berukuran sangat kecil, hanya selebar 50 cm. Tepat di belakang SMP 250, kawasan padat penduduk ini terhampar seluas 3 kali lapangan bola.
"Sehari mulung paling tinggi dapat Rp 30 ribu. Biasanya Rp 20 ribu," tambah Bu Ijah, 65, yang mulung plastik bekas.
Hasil pulungan dikumpulkan juga di kompleks tersebut. Dari kardus bekas, air mineral bekas, hingga besi bekas yang harus dipotong-potong lagi.
"Semenjak larangan pemulung masuk komplek, kami makin susah. Kami ngandelin nyari di sekitar Pasar Blok A. Itupun harus bersaing dengan pembeli barang bekas yang
menggunakan mobil," tambahnya.
Di gubuk-gubuk sempit ini, hanya televisi-televisi yang menjadi sarana hiburan. Puluhan antena pun menjulang ke angkasa. "Kalau hujan, air pasti selalu naik, banjir. Yang kami takutkan kalau terjadi kebakaran. Bisa-bisa habis semua," ujar Bambang.
(asp/aan)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 10:30 WIB
Polisi Pelajari Proyektil Peluru yang Ditembakkan Pencuri Motor di IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 10:22 WIB
SBY Diyakini Akan Pegang Ucapannya, Ani Yudhoyono Tak Akan Maju di 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 10:04 WIB
Polisi Buat Sketsa Pencuri Motor yang Tembak Mati 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 10:00 WIB
5 Tersangka Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Kelasi Arifin
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:00 WIB
5 Tersangka Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Kelasi Arifin
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:04 WIB
Polisi Buat Sketsa Pencuri Motor yang Tembak Mati 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
277 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
