detikcom
Kamis, 04/06/2009 11:55 WIB

Daftar Jamu Pelangsing dan Jamu Kuat yang Dilarang Beredar

Ari Saputra - detikNews
Jakarta - Sebanyak 6 merek jamu pelangsing, 9 merek jamu kuat dan 41 merek jamu tradisional dilarang beredar. Jamu itu dianggap berbahaya bagi kesehatan.

6 Merek jamu pelangsing yang dilarang beredar antara lain, Lasmi Kapsul, New Pro Slim Kapsul, dan Li da dai hua jiao kapsul.

Untuk jamu kuat seperti King Cobra, Tang Pe Fu, Purwoceng serbuk, Tangkur Buaya, dan Ratax Kapsul.

Sementara jamu tradisional berbahaya seperti Jaya Asli Anrat (serbuk), Pamong Raga Pegel Linu, Gatal Eksim Serbuk, dan Asam Urat Rhematik Akar Sirih Serbuk.

"Berdasar uji lab setahun ini, BPOM menarik dan melarang produk-produk obat tradisional berbahaya," kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Husniah Rubiana, di kantornya, Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2009).

Puluhan jamu itu menjanjikan berbagai khasiat yang dikemas dalam berbagai macam seperti kapsul, serbuk, jamu, puyer dan salep.

"Efeknya sangat parah. Dapat menyebabkan nyeri dada, hepatitis, gagal ginjal, kerusakan hati, sampai meninggal dunia," ujarnya.

Jamu itu dinyatakan terlarang sebab mengandung bahan kimia obat yang berbahaya seperti asam mefenamat, metamprion, dan tadafil.

"Pada saat mendaftar ke BPOM, produsen memberikan sampel yang bebas bahan kimia. Tetapi di pasar mengandung zat berbahaya," ujar Husniah.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(Ari/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%