Ekonom: Tim Ekonomi SBY-Boediono Punya Kadar Neolib Tinggi
Rabu, 03/06/2009 00:47 WIB
Jakarta
Bukan hanya Boediono yang cenderung bermazhab ekonomi neoliberal. Sejumlah anggota tim ekonomi yang berdiri di belakang pasangan ini pun tak diragukan punya kadar neolib yang tinggi.
Hal ini dikatakan pakar ekonomi dari Universitas Gajah Mada, Revrison Baswir ketika berbincang dengan wartawan di Jakarta, Selasa (2/6/2009).
"Saya tidak mengomentari pada pasangan capres-cawapres-nya saja. Saya juga harus melihat orang-orang di sekitarnya. Jadi kalau di lingkungan SBY Boediono sudah jelas saya kira. Ekonom-ekonom yang berkumpul disana kadar neoliberalnya tinggi. Pemikir-pemikirnya cenderung neolib," tutur Revrison.
Revrison mengatakan, setelah melihat tim ekonomi pasangan SBY-Boediono, tim ekonomi JK-Wiranto dan Mega-Prabowo juga mesti dilihat lebih dalam lagi. Apakah tim ekonomi kedua pasangan ini juga akan punya kepekaan untuk merespon krisis saat ini dengan tetap menjunjung konstitusi.
"Kita lalu liat tim ekonomi ekonomi yang lain, sejauh mana tim ekonomi yang
berkumpul di JK-Win dan Mega-Pro itu mempunyai kesempatan untuk berpikir berdasarkan konstitusi termasuk dalam merespon krisis yang terjadi sekarang," katanya.
Lebih lanjut, Revrison juga menegaskan kalau mazhab pemikiran tidaklah didasari oleh seseorang itu sederhana atau tidak. Tapi dilihat dari kebijakan yang diambilnya.
"Saya kira saya khawatir, jangan-jangan kalau kita bertemu Milton Friedman, bapaknya neolib di Chicago itu jangan-jangan lebih sederhana lagi. Jadi
jangan itu dong yang jadi ukuran. Tidak bisa," terangnya.
Menurut Revrison, krisis regional yang terjadi tahun 1998 hingga krisis yang terjadi di Amerika dewasa ini disebabkan oleh liberalisasi. Dampak liberalisasi bukan hanya bisa memporakporandakan Indonesia, bahkan negara
sedigdaya Amerika Serikat (AS), menurut Revrison bisa babak belur.
"Sejauh ini belum ada yang meng-addres krisis itu, apalagi mencoba untuk menarik hikmah, dari krisis demi krisis kemudian mengkaji dan kembali ke konstitusi," ucapnya. (gun/nwk)
Hal ini dikatakan pakar ekonomi dari Universitas Gajah Mada, Revrison Baswir ketika berbincang dengan wartawan di Jakarta, Selasa (2/6/2009).
"Saya tidak mengomentari pada pasangan capres-cawapres-nya saja. Saya juga harus melihat orang-orang di sekitarnya. Jadi kalau di lingkungan SBY Boediono sudah jelas saya kira. Ekonom-ekonom yang berkumpul disana kadar neoliberalnya tinggi. Pemikir-pemikirnya cenderung neolib," tutur Revrison.
Revrison mengatakan, setelah melihat tim ekonomi pasangan SBY-Boediono, tim ekonomi JK-Wiranto dan Mega-Prabowo juga mesti dilihat lebih dalam lagi. Apakah tim ekonomi kedua pasangan ini juga akan punya kepekaan untuk merespon krisis saat ini dengan tetap menjunjung konstitusi.
"Kita lalu liat tim ekonomi ekonomi yang lain, sejauh mana tim ekonomi yang
berkumpul di JK-Win dan Mega-Pro itu mempunyai kesempatan untuk berpikir berdasarkan konstitusi termasuk dalam merespon krisis yang terjadi sekarang," katanya.
Lebih lanjut, Revrison juga menegaskan kalau mazhab pemikiran tidaklah didasari oleh seseorang itu sederhana atau tidak. Tapi dilihat dari kebijakan yang diambilnya.
"Saya kira saya khawatir, jangan-jangan kalau kita bertemu Milton Friedman, bapaknya neolib di Chicago itu jangan-jangan lebih sederhana lagi. Jadi
jangan itu dong yang jadi ukuran. Tidak bisa," terangnya.
Menurut Revrison, krisis regional yang terjadi tahun 1998 hingga krisis yang terjadi di Amerika dewasa ini disebabkan oleh liberalisasi. Dampak liberalisasi bukan hanya bisa memporakporandakan Indonesia, bahkan negara
sedigdaya Amerika Serikat (AS), menurut Revrison bisa babak belur.
"Sejauh ini belum ada yang meng-addres krisis itu, apalagi mencoba untuk menarik hikmah, dari krisis demi krisis kemudian mengkaji dan kembali ke konstitusi," ucapnya. (gun/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 09:59 WIB
Inilah Sosok Pemangsa 19 Kambing yang Meresahkan Warga Banyumas
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
