Menulis di Internet Dipenjara
RS Omni Tak Takut Ada Gerakan Boikot di Facebook
Selasa, 02/06/2009 17:42 WIB
Foto: Facebook
Jakarta
Selain muncul grup Bebaskan Prita, juga muncul gerakan memboikot RS Omni Internasional di Facebook. RS Omni tidak gentar karena yakin apa yang mereka lakukan benar. Gerakan boikot rumah sakit dianggap sebagai perbuatan orang yang tidak mengerti kasus ini.
"Itu orang kalau tidak mengerti. Orang-orang itu tidak mengetahui permasalahan sesungguhnya. Jadi kenapa sampai menempuh upaya hukum, karena setiap orang mempunyai hak," kata pengacara RS Omni, Risma Situmorang, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (2/6/2009).
Risma melanjutkan, hak yang dimiliki oleh Prita Mulyasari itu pun mestinya dipergunakan pada tempatnya. "Kalau dikatakan penipu mau tidak? Saya tidak mau," tambahnya.
Dia menjelaskan jalur hukum merupakan pembuktikan kalau RS Omni tidak bersalah, dan kalau tidak dibuktikan maka anggapan penipu menjadi benar.
"Kita membela hak kita dari tuduhan Ibu Prita yang sembarangan," imbuhnya.
Dia juga mengaku tuntutan pada konsumennya justru bukan merupakan langkah kontraproduktif.
"Pengguna internet harus berhati-hati karena ada pidanya, ada aturannya. Orang-orang tidak perlu takut ke RS Omni, karena tidak salah. Jangan mengambil sepotong-sepotong langsung menganggap RS Omni keterlauan. Kita menegakkan hak," tutupnya.
(ndr/nrl)
"Itu orang kalau tidak mengerti. Orang-orang itu tidak mengetahui permasalahan sesungguhnya. Jadi kenapa sampai menempuh upaya hukum, karena setiap orang mempunyai hak," kata pengacara RS Omni, Risma Situmorang, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (2/6/2009).
Risma melanjutkan, hak yang dimiliki oleh Prita Mulyasari itu pun mestinya dipergunakan pada tempatnya. "Kalau dikatakan penipu mau tidak? Saya tidak mau," tambahnya.
Dia menjelaskan jalur hukum merupakan pembuktikan kalau RS Omni tidak bersalah, dan kalau tidak dibuktikan maka anggapan penipu menjadi benar.
"Kita membela hak kita dari tuduhan Ibu Prita yang sembarangan," imbuhnya.
Dia juga mengaku tuntutan pada konsumennya justru bukan merupakan langkah kontraproduktif.
"Pengguna internet harus berhati-hati karena ada pidanya, ada aturannya. Orang-orang tidak perlu takut ke RS Omni, karena tidak salah. Jangan mengambil sepotong-sepotong langsung menganggap RS Omni keterlauan. Kita menegakkan hak," tutupnya.
(ndr/nrl)
Baca Juga
- Menulis di Internet Dipenjara
Keluarga: Begitu Masuk Kejaksaan, Kasus Prita Jadi Aneh - Menulis di Internet Dipenjara
YLKI: Kriminalisisi Konsumen Kontraproduktif - Menulis di Internet Dipenjara
RS Omni Buka Pintu Perdamaian 24 Jam dengan Prita - Menulis di Internet Dipenjara
RS Omni Tidak Terima dengan Kata 'Penipuan' di Tulisan Prita
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Rabu, 23/05/2012 23:20 WIB
Ari Sigit Hadirkan Kurator Sebagai Saksi Penggelapan
-
Rabu, 23/05/2012 23:01 WIB
Popularitas, Materi & Kekuasaan Tak Cukup untuk Jadi Anggota DPR
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 09:59 WIB
Inilah Sosok Pemangsa 19 Kambing yang Meresahkan Warga Banyumas
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
