Vietnam akan Beli Peralatan Militer dari RI
Senin, 01/06/2009 09:45 WIB
Ilustrasi (dok detikcom)
Jeju
Pemerintah Vietnam akan membeli peralatan militer dari pemerintah Indonesia. Pembelian tersebut merupakan salah satu tema yang akan dibahas dalam pertemuan bilateral antara pemerintah Indonesia dan Vietnam di sela-sela acara Asean-Republic of Korea Commemorative Summit yang berlangsung di Jeju Island, Korea Selatan, Senin (1/6/2009).
Pertemuan antara Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung di Rose Rom, Shila Hotel, Jeju, Korea Selatan pagi ini sekitar puku 09.00 waktu setempat atau pukul 07.00 WIB.
"Kita belum bicara angkanya," kata Menkominfo Muhammad Nuh di sela-sela pertemuan PM Vietnam dan Pesiden SBY.
Menurut M Nuh, pembelian alutsista Indonesia oleh Vietnam ini bukan yang pertama. Akan tetapi merupakan pembelian lanjutan setelah sebelumnya negeri tetagga ini juga melakukan hal yang sama.
"Kita punya sejarah kemiliteran yang cukup bagus. Kita juga punya beberapa
perusahaan alutista. Jadi ini adalah peningkatan secara keseluruhan," imbuh mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini.
M Nuh menambahkan, beberapa perusahaan penyedia alat-alat militer di Indonesia yang produknya akan dibeli Vietnam antara lain PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia.
Selain kerjasama pertahanan, dalam pertemuan bilateral ini juga dibicarakan
mengenai kerjasama seni dan budaya, illegal fishing, dan tentunya kerjasama
perbatasan.
"Banyak nelayan kita dan nelayan Vietnam mencari ikan, tapi mereka tidak tahu perbatasan masing-masing negara. Jadi ini juga yag dibicarakan," tandasnya.
(anw/nwk)
Pertemuan antara Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung di Rose Rom, Shila Hotel, Jeju, Korea Selatan pagi ini sekitar puku 09.00 waktu setempat atau pukul 07.00 WIB.
"Kita belum bicara angkanya," kata Menkominfo Muhammad Nuh di sela-sela pertemuan PM Vietnam dan Pesiden SBY.
Menurut M Nuh, pembelian alutsista Indonesia oleh Vietnam ini bukan yang pertama. Akan tetapi merupakan pembelian lanjutan setelah sebelumnya negeri tetagga ini juga melakukan hal yang sama.
"Kita punya sejarah kemiliteran yang cukup bagus. Kita juga punya beberapa
perusahaan alutista. Jadi ini adalah peningkatan secara keseluruhan," imbuh mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini.
M Nuh menambahkan, beberapa perusahaan penyedia alat-alat militer di Indonesia yang produknya akan dibeli Vietnam antara lain PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia.
Selain kerjasama pertahanan, dalam pertemuan bilateral ini juga dibicarakan
mengenai kerjasama seni dan budaya, illegal fishing, dan tentunya kerjasama
perbatasan.
"Banyak nelayan kita dan nelayan Vietnam mencari ikan, tapi mereka tidak tahu perbatasan masing-masing negara. Jadi ini juga yag dibicarakan," tandasnya.
(anw/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
