Berkomentar SARA, Ruhut Ditegur Partai
Minggu, 31/05/2009 04:34 WIB
Jakarta
Atas komentarnya yang mengandung SARA Ruhut Sitompul telah mendapat teguran dari DPP Partai Demokrat (PD). Namun tetap saja Ruhut harus meminta maaf secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia.
"Setahu saya Pak Sekjen atas permintaan Pak SBY sudah menegur Ruhut," ujar Wasekjend DPP PD Nurhayati Assegaf pada detikcom, Minggu (31/5/2009).
Teguran diberikan atas permintaan langsung dari Ketua Dewan Pembina PD, Susilo Bambang Yudhoyono. Seluruh anggota tim sukses telah dilarang keras memakai isu-isu SARA atau lainnya yang bersifat personal untuk menyerang kompetitor lain.
Komentar bernada SARA terlontar dari mulut Ruhut dalam diskusi antartim pemenangan pasangan kontestan Pilpres 2009 beberapa waktu lalu. Ketika itu pengacara itu tengah menanggapi komentar Fuad Bawazier dari tim JK-Wiranto.
Dalam acara dialog yang disiarkan Metro TV itu, Ruhut mengeluarkan pernyataan bernada rasis. Pria yang dikenal sebagai pengacara dan pesinetron ini mengatakan " 'Arab' tidak pernah membantu Indonesia". Acara dialog itu juga dihadiri politikus Partai Hanura Fuad Bawazier dan politikus Gerindra Permadi.
Tapi apa pun konteks kejadiannya, tetap saja penyataan bernada ejekan terhadap etnis tertentu tetap tidak dapat dibenarkan. Tokoh nasional berasal dari etnis Arab amat banyak dengan karya bakti masing-masing bagi bangsa.
"Teguran itu tidak cukup, Ruhut harus minta maaf secara terbuka ke seluruh rakyat Indonesia atas pernyataan tentang etnis Arab," gemas Nurhayati yang kebetulan juga berasal dari komunitas etnis Arab.
(lh/sho)
"Setahu saya Pak Sekjen atas permintaan Pak SBY sudah menegur Ruhut," ujar Wasekjend DPP PD Nurhayati Assegaf pada detikcom, Minggu (31/5/2009).
Teguran diberikan atas permintaan langsung dari Ketua Dewan Pembina PD, Susilo Bambang Yudhoyono. Seluruh anggota tim sukses telah dilarang keras memakai isu-isu SARA atau lainnya yang bersifat personal untuk menyerang kompetitor lain.
Komentar bernada SARA terlontar dari mulut Ruhut dalam diskusi antartim pemenangan pasangan kontestan Pilpres 2009 beberapa waktu lalu. Ketika itu pengacara itu tengah menanggapi komentar Fuad Bawazier dari tim JK-Wiranto.
Dalam acara dialog yang disiarkan Metro TV itu, Ruhut mengeluarkan pernyataan bernada rasis. Pria yang dikenal sebagai pengacara dan pesinetron ini mengatakan " 'Arab' tidak pernah membantu Indonesia". Acara dialog itu juga dihadiri politikus Partai Hanura Fuad Bawazier dan politikus Gerindra Permadi.
Tapi apa pun konteks kejadiannya, tetap saja penyataan bernada ejekan terhadap etnis tertentu tetap tidak dapat dibenarkan. Tokoh nasional berasal dari etnis Arab amat banyak dengan karya bakti masing-masing bagi bangsa.
"Teguran itu tidak cukup, Ruhut harus minta maaf secara terbuka ke seluruh rakyat Indonesia atas pernyataan tentang etnis Arab," gemas Nurhayati yang kebetulan juga berasal dari komunitas etnis Arab.
(lh/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 18:07 WIB
Keluarga Hanya Diberi Waktu 10 Menit Lihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 18:17 WIB
Mendagri: Ormas Tak Boleh Ancam Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,100.000
- Rp 2,792.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
