Detik.com News
Detik.com

Jumat, 29/05/2009 13:55 WIB

Polisi Selidiki Penyekapan Gadis ABG di Puncak

Indra Subagja - detikNews
Polisi Selidiki Penyekapan Gadis ABG di Puncak Foto: Ilustrasi
Jakarta - Polisi terus menyelidiki kasus penculikan siswi kelas 1 SMP berinisial G (12) di kawasan Puncak, Cipanas. Polisi tengah merangkai kronologi kasus kejahatan itu selama 4 hari tersebut.

"Kita mengecek benar atau tidak, kemudian kronologinya seperti apa," kata Wakasat Reskrim Kabupaten Tangerang AKP Sunaryo saat dihubungi melalui telepon, Jumat (29/5/2009).

Kasus ini ditangani Polsek Kepala Dua, Serpong, sedangkan Polres hanya membantu melakukan penyidikan.

"Jadi kita mem-back up saja," tambahnya.

Pada Minggu 24 Mei, G diculik orang tidak dikenal dan dimasukkan ke dalam mobil. Kemudian dia disekap di kawasan Puncak selama 4 hari hingga akhirnya penyekapnya lalai sehingga dia bisa mengontak keluarganya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%
MustRead close