detikcom
Jumat, 29/05/2009 12:05 WIB

Awas! Ada Virus Baru yang Mematikan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi
Lusaka - Lagi-lagi virus baru! Para ilmuwan telah mengidentifikasi sebuah virus baru yang mematikan di Afrika. Virus ini menyebabkan pendarahan seperti virus mematikan lainnya, Ebola.

Virus baru yang dinamai "Lujo" ini telah menginfeksi lima orang di Zambia dan Afrika Selatan beberapa bulan lalu. Empat orang di antara mereka tewas! Namun seorang lagi berhasil selamat, kemungkinan berkat pengobatan yang direkomendasikan para ilmuwan.

Belum jelas bagaimana pasien pertama terjangkit virus ini. Namun penyakit ini berasal dari keluarga virus yang ditemukan pada hewan pengerat. Demikian disampaikan Dr. Ian Lipkin, ahli epidemi di Universitas Columbia, New York, AS yang terlibat dalam penemuan virus ini.

"Ini sangat, sangat agresif," ujar Lipkin mengenai virus Lujo seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Jumat (29/5/2009).

Wabah virus ini dimulai September lalu. Saat itu seorang wanita yang menjadi agen biro perjalanan jatuh sakit karena demam. Kondisi wanita yang tinggal di pinggiran Lusaka itu dengan cepat memburuk. Dia pun diterbangkan ke Johannesburg, Afrika Selatan dan meninggal di sana.

Seorang paramedis di Lusaka yang merawat wanita itu juga jatuh sakit. Dia pun diangkut ke Johannesburg dan meninggal. Tiga orang lainnya yang terkena penyakit ini adalah pekerja medis di Johannesburg.

Para ilmuwan yakin virus ini menyebar dari orang ke orang melalui kontak dengan cairan tubuh penderita yang terinfeksi virus tersebut.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
57%
Kontra
43%