detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 12:40 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 29/05/2009 12:05 WIB

Awas! Ada Virus Baru yang Mematikan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi
Lusaka - Lagi-lagi virus baru! Para ilmuwan telah mengidentifikasi sebuah virus baru yang mematikan di Afrika. Virus ini menyebabkan pendarahan seperti virus mematikan lainnya, Ebola.

Virus baru yang dinamai "Lujo" ini telah menginfeksi lima orang di Zambia dan Afrika Selatan beberapa bulan lalu. Empat orang di antara mereka tewas! Namun seorang lagi berhasil selamat, kemungkinan berkat pengobatan yang direkomendasikan para ilmuwan.

Belum jelas bagaimana pasien pertama terjangkit virus ini. Namun penyakit ini berasal dari keluarga virus yang ditemukan pada hewan pengerat. Demikian disampaikan Dr. Ian Lipkin, ahli epidemi di Universitas Columbia, New York, AS yang terlibat dalam penemuan virus ini.

"Ini sangat, sangat agresif," ujar Lipkin mengenai virus Lujo seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Jumat (29/5/2009).

Wabah virus ini dimulai September lalu. Saat itu seorang wanita yang menjadi agen biro perjalanan jatuh sakit karena demam. Kondisi wanita yang tinggal di pinggiran Lusaka itu dengan cepat memburuk. Dia pun diterbangkan ke Johannesburg, Afrika Selatan dan meninggal di sana.

Seorang paramedis di Lusaka yang merawat wanita itu juga jatuh sakit. Dia pun diangkut ke Johannesburg dan meninggal. Tiga orang lainnya yang terkena penyakit ini adalah pekerja medis di Johannesburg.

Para ilmuwan yakin virus ini menyebar dari orang ke orang melalui kontak dengan cairan tubuh penderita yang terinfeksi virus tersebut.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%