detikcom
Kamis, 28/05/2009 01:05 WIB

Rumah Tempat Aborsi di Bekasi Digerebek Polisi

Ivan Gading - detikNews
Jakarta - Sebuah rumah yang diduga kuat menjadi tempat aborsi digerebek polisi. Beberapa alat-alat yang digunakan untuk aborsi disita oleh polisi.

Penggerebekan ini dilakukan oleh Mapolres Metro Bekasi sekitar pukul 23.30 WIB. Rumah tersebut terletak di Jl Taman Harapan Baru Selatan I, Blok V1, No 12, Bekasi, Rabu (27/5/2009).

Di dalam rumah tersebut polisi menemukan pemilik rumah, Siti Zubaedah (45) dan seorang pria dan wanita yang diduga adalah pasien klinik tersebut. Menurut Pak RT Kusuma Himawan, yang diajak polisi ikut ke dalam rumah tersebut, polisi menemukan sebuah janin terbungkus kertas koran yang sudah membusuk di dalam sebuh lemari.

"Ditemukan janin yang sudah membusuk di dalam lemari terbungkus kertas koran. Ditemukan juga lampu, gunting, jarum, dan alat kesehatan lainnya," kata Himawan.

Menurut informasi yang dihimpun, rumah tersebut baru sekitar empat bulan dihuni. Namun rumah tersebut jarang ditempati. "Yang punya rumah pagi datang, malamnya pulang," ujar salah seorang warga, Saat Sinaga.

Rumah mewah dua lantai tersebut kini telah diberi garis batas polisi. Sedangkan ketiga orang tersebut telah dibawa ke kantor polisi.


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(mok/ddt)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000