Drama Antasari
Ruki: Main Golf Banyak Eksesnya
Rabu, 27/05/2009 13:51 WIB
Jakarta
Komisi kode etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki pelanggaran kode etik Antasari Azhar. Utamanya menyangkut persoalan main golf dan pertemuan dengan pihak luar di sejumlah tempat.
Mengomentari soal kode etik pimpinan, mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki punya pandangan. "Mengapa digarisbawahi main golf, karena banyak eksesnya, salah satu peristiwa (Antasari) ini karena ekses itu. Sebenarnya golf no problem," jelas Ruki saat dihubungi melalui telepon, Rabu (27/5/2009).
Dia menerangkan saat menjabat sebagai Ketua KPK, dia kerap bermain golf sebulan sekali bersama teman-temannya yang kebanyakan pensiunan polisi. Ruki juga bertemu dengan pengusaha, misalnya di suatu acara perkawinan. Ruki juga menyebutkan kenalannya sejumlah pengusaha papan atas.
"Yang penting kita tidak melanggar kode etik. Kalau kita tahu ada konflik kepentingan, kita tinggalkan. Buat saya pergaulan itu bagus, saya tidak mungkin menghentikan pertemanan. Hanya kita harus tahu batas, karena saya bukan datang dari planet mars," jelasnya.
Dia juga menjelaskan, saat dahulu menjabat, bersama pimpinan KPK yang lain kerap saling mengingatkan, misalnya dengan Erry Riyana Hardjapamekas, Amien Sunaryadi dan lainnya.
"Kita masing-masing mengawasi diri sendiri dan orang lain, kadang saya ditegur karena tidak memperhatikan kode etik dan sebaliknya. Kita semua saling mengingatkan," tutupnya. Mendiskusikan kasus pembunuhan yang melibatkan Antasari Azhar? Gabung di sini. (ndr/iy)
Mengomentari soal kode etik pimpinan, mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki punya pandangan. "Mengapa digarisbawahi main golf, karena banyak eksesnya, salah satu peristiwa (Antasari) ini karena ekses itu. Sebenarnya golf no problem," jelas Ruki saat dihubungi melalui telepon, Rabu (27/5/2009).
Dia menerangkan saat menjabat sebagai Ketua KPK, dia kerap bermain golf sebulan sekali bersama teman-temannya yang kebanyakan pensiunan polisi. Ruki juga bertemu dengan pengusaha, misalnya di suatu acara perkawinan. Ruki juga menyebutkan kenalannya sejumlah pengusaha papan atas.
"Yang penting kita tidak melanggar kode etik. Kalau kita tahu ada konflik kepentingan, kita tinggalkan. Buat saya pergaulan itu bagus, saya tidak mungkin menghentikan pertemanan. Hanya kita harus tahu batas, karena saya bukan datang dari planet mars," jelasnya.
Dia juga menjelaskan, saat dahulu menjabat, bersama pimpinan KPK yang lain kerap saling mengingatkan, misalnya dengan Erry Riyana Hardjapamekas, Amien Sunaryadi dan lainnya.
"Kita masing-masing mengawasi diri sendiri dan orang lain, kadang saya ditegur karena tidak memperhatikan kode etik dan sebaliknya. Kita semua saling mengingatkan," tutupnya. Mendiskusikan kasus pembunuhan yang melibatkan Antasari Azhar? Gabung di sini. (ndr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 10:00 WIB
5 Tersangka Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Kelasi Arifin
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:25 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK oleh Timses Jokowi Jelas Langgar Kode Etik
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 10:04 WIB
Polisi Buat Sketsa Pencuri Motor yang Tembak Mati 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
277 Komentar
-
244 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
